Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan tidak ada laporan korban jiwa warga negara Indonesia (WNI) dalam peristiwa bencana banjir di Jerman

oleh -553 views

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan tidak ada laporan korban jiwa warga negara Indonesia (WNI) dalam peristiwa bencana banjir di Jerman.

“Sampai dengan hari ini, 17 Juli 2021, pukul 08.00 CET dilaporkan 133 orang meninggal dunia. Tidak ada laporan korban jiwa WNI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha, dalam pernyataannya yang diterima.

Menurut Judha, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt berhasil menjalin komunikasi dengan 5 WNI yang melakukan magang (ausbildung) di kota Bad-Neuenahr. Kondisi mereka dalam keadaan selamat.

Judha mengatakan KJRI Frankfurt juga telah menghubungi keluarga WNI yang menetap di wilayah terdampak. Total terdapat 11 keluarga WNI terdampak banjir yang berada di Bad Neuenahr-Ahrweiler, Erftstadt (Köln) dan Bad Bidendorf (Sinzig).

“Saat ini kondisinya baik dan memiliki logistik yang cukup. KJRI Frankfurt pada pagi ini akan mengantarkan bantuan logistik bagi WNI di wilayah terdampak,” ujar Judha.

Banjir yang belum pernah terjadi sebelumnya menghancurkan Jerman, Belgia dan Belanda dengan ratusan orang masih hilang.

Pada Jumat (16/7/2021), pihak berwenang di negara bagian Rhineland-Palatinate, Jerman, mengatakan 63 orang tewas di sana, termasuk 12 warga dari fasilitas bantuan hidup untuk penyandang cacat di kota Sinzig yang dikejutkan oleh aliran air bah yang tiba-tiba dari Sungai Ahr di dekatnya.

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier mengaku “terkejut” oleh kehancuran yang disebabkan oleh banjir. Dia berjanji mendukung keluarga mereka yang tewas, serta kota-kota besar dan kecil yang menghadapi kerusakan signifikan.

“Pada saat dibutuhkan, negara kita bersatu bersama. Penting bagi kita untuk menunjukkan solidaritas bagi mereka yang darinya banjir telah merenggut segalanya,” kata Steinmeier.

No More Posts Available.

No more pages to load.