Keteladanan Nabi Muhammad SAW Sebagai Kunci Sukses Dalam Membangun Peradaban Bangsa

oleh -121 views

 

Surabaya,(23/10)

Di tengah situasi pandemi COVID-19 yang masih melanda di tanah air, SMK KAL -1 bersinergi dengan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya , Jum’at (22/10) melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H . Peringatan kali ini dilaksanakan di Masjid Quwatul Bahriyyah Komplek Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan Dan Latihan TNI Angkatan Laut ( Kodiklatal) Surabaya di ikuti oleh 550 Siswa SMK KAL-1, Guru dan Staf serta , dari keluarga besar Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya.

Mengawali peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, disampaikan pembacaan Kitab Suci Al – Qur’an oleh siswa Lukman kelas XII TKR A, suaranya merdu meski tidak dipersiapkan dan di tunjuk secara mendadak oleh guru nya, peserta yang hadir menyimak dan mendengarkannya secara khusuk.

Ketua Pengurus Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya Kolonel Laut (KH) Drs Ambar Kristiyanto, M.Si menekankan kepada siswa yang hadir bahwa ada tiga sukses dalam kehidupan ini, pertama keteladan nabi Muhamad SAW yang harus menjadi panutan hal ini sesuai firman Allah SWT dalam Al Qur’an surat 33 ( Al Ahzab ) ayat 21 yang artinya : Sungguh telah ada pada diri Rosulullah itu suri tauladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap Rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah, dan yang kedua adalah proses pendidikan yaitu kemampuan untuk memobilisasi segenap komponen pendidikan, yaitu tujuan, siswa, pendidik, isi/materi, situasi lingkungan dan alat pendidikan serta yang ketiga adalah mencerdaskan kehidupan bangsa yang berkelanjutan, yang berarti hal ini akan bisa terwujud apabila nilai nilai kebenaran yang dijadikan acuan berdasarkan Al Qur’an dan Hadist Nabi, bukan berdasarkan pengamatan, perasaan dan logika belaka.

Sementara itu dalam tauziahnya Ustadz Suhadi Fadjaray menyampaikan, beberapa narasi yang membangun motivasi siswa meraih kesuksesan Jangan mati-matian mengejar sesuatu yang tidak bisa di bawa mati, dan yang bisa di bawa mati adalah : sedekah jariyah, ilmu yang bermanfat dan anak yang sholih yang mendoakan ibu bapaknya, motivator pendidikan ini juga mengungkapkan bahwa puncak pretasi seluruh siswa bukan pada perolehan tropy, bukan pada Ijazah. Namun puncak prestasi adalah kalau mendapatkan predikat anak sholih. Harapannya adalahya sukses di dunia menjadi tokoh-tokoh yang hebat dan nanti saat di akherat masuk surga bersama Rosullah. Bukan seperti Raja Fir’aun yang sukses di dunia, kaya raya bahkan sepatunya dari emas, namun menjelang ajalnya sudah diputuskan Allah sebagai penghuni neraka, bahkan sepatu emasnya meluber ke neraka “pungkasnya”

Di tengah-tengah tauziahnya sang motivator nasional ini memberikan beberapa pertanyaan kepada seluruh siswa, apa –apa yang telah di sampaikan dalam tauziahnya. Bagi para siswa yang dapat menjawab pertanyaan materi yang telah disampaikan dengan benar , siswa mendapatkan door price berupa dana gratis SPP 1 bulan ( Rp. 475.000,-) yang sudah di siapkan dari sekolah.

Dalam menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan , berhasil menjawab dengan benar 8 siswa masing-masing : Arya Putra kelas XI TPM A, Keanu Akbar XI TPM A, Nicholas Aditya Pratama X TITL, Ahmad Farid Oesman kelas X T. Log, Dewa Risky. S kelas X T. Log, Anggita kelas XII TAV dan Serly kelas XII TAV.

Pada kesempatan lain manajemen SMK KAL-1 akan selalu mempertahankan tradisi ini. Harapannya tradisi ini akan terus dilestarikan hingga ke generasi-generasi selanjutnya. Sehingga ke depan, generasi muda bangsa ini akan tetap konsisten dalam menjalankan ajaran agama Islam.

Menurut Pemangku otoritas SMK KAL-1 ini dengan digelarnya kegiatan ini menandakan bahwa di sekolah naungan Yayasan Hang Tuah Cabang Surabaya ini sudah bisa melaksanakan aktivitas seperti dul…

No More Posts Available.

No more pages to load.