Ketua Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Mualim Wijoyo mengatakan bahwa ini adalah momen yang tepat untuk memperbaiki perekonomian.

Ketua Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Mualim Wijoyo mengatakan bahwa ini adalah momen yang tepat untuk memperbaiki perekonomian.

Ekonomi240 Dilihat

Presiden Jokowi resmi mencabut status Pandemi Covid-19. Menanggapi hal ini, Ketua Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Mualim Wijoyo mengatakan bahwa ini adalah momen yang tepat untuk memperbaiki perekonomian.

Menurut Mualim, ini merupakan saat yang tepat bagi pusat perbelanjaan untuk terus bergerak agar segera pulih. Meski demikian, Mualim yang juga menjabat sebagai ketua Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2023 mengatakan bahwa masyarakat harus tetap memperhatikan protokol kesehatan saat sedang berbelanja.

“Tapi tetap walaupun dicabut kita tetap harus menjaga protocol kesehatan. Tentunya itu suatu berkah bahwa pandemi ini sudah berkurang, bahkan sudah tidak ada lagi ya istilahnya pandeminya menuju endemik. Nah, ini tentunya suatu berkah untuk kita kemudian buat pusat perbelanjaan. Kembali lagi bahwa ini adalah momen untuk memperbaiki perekonomian yang kemarin terpuruk selama Dua tahun lebih,” kata Mualim Wijoyo selaku Ketua APPBI kepada wartawan di kawasan Senayan Park, Jakarta Pusat, pada Rabu (21/6/23).

Mualim juga menyebut bahwa daya beli saat ini sudah mulai pulih. Hal ini juga dapat terlihat dari kuota parkir di pusat perbelanjaan yang menyentuh angka 100%.

Hal ini pun dikonfirmasi langsung juga oleh Direktur PT. Secure Parking Indonesia, yakni Rustam Rahmat. Ia mengatakan bahwa dari sisi parkir saat ini rata-rata sudah mencapai 60% hingga 100%.

“rata-rata sudah di atas 60% sampai 100%. mudah-mudahan dengan pemulihan ini malahan bisa mencapai lebih dari 100%,” kata Rahmat.

Untuk memulihkan perekonomian setelah status pandemi ini dicabut, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elizabeth Ratu Rante Allo mengatakan bahwa pemerintah akan berkolaborasi dengan pelaku usaha. Salah satu bukti nyatanya dengan diadakannya FJGS selama dua bulan, yang mana pada tiga tahun sebelum pandemi ini hanya diselenggarakan selama satu bulan.

“Dari pemerintah tetap akan berkolaborasi dengan para pelaku usaha dan nyatanya tahun ini kami memberikan waktu dua kali lipat dari waktu-waktu FJGS sebelumnya. Kalau sebelumnya itu cuma satu bulan, tahun ini dua bulan. Bahkan nanti Agustus di hari kemerdekaan RI ada Festival Hari Belanja Diskon Indonesia, dari itu akan lanjut lagi mungkin sampai September ya,” tutup Ratu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *