Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan berakhirnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024

Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan berakhirnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024

Ekonomi64 Dilihat

Ketua Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyampaikan berakhirnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 akan membawa angin segar bagi investasi di Indonesia.

“Indonesia tidak dalam periode wait and see seperti yang kerap didengungkan sebelum pemilu,” ungkap Mahendra, dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2024, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta Selatan, Selasa (20/2/2024).

Mahendra mengatakan, Indonesia patut bersyukur pesta demokrasi tahun ini telah sukses dilaksanakan. Dia berujar, pemilu kelima setelah era reformasi ini diikuti 164 juta juga pemilih atau sekitar 80% dari 204,8 juta pemilih terdaftar di Indonesia.

“(Jumlah pemilih Pemilu 2024) jauh lebih besar dari jumlah pemilih pilpres di negara mana pun di dunia ini. Dengan begitu, Indonesia bukan lagi negara demokrasi ketiga terbesar di dunia, tetapi negara demokrasi presidensial terbesar di dunia,” ujar dia.

Apalagi, kata Mahendra, pilpres di Indonesia dilakukan secara terbuka dan langsung. Berbeda dengan Amerika Serikat (AS), yang pemungutan suaranya diwakilkan dari setiap negara bagian. “Oleh karena itu, kita harus memanfaatkan ini sebagai modalitas pembangunan perekonomian nasional dan stabilitas industri jasa keuangan,” pungkas Mahendra.

Terakhir, Mahendra berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama dengan jajaran di Kabinet Indonesia Maju, DPR/DPD, seluruh lembaga negara dan masyarakat Indonesia dapat memanfaatkan momentum ini untuk menuntaskan target-target jelang berakhirnya masa kepemimpinan periode ini.