Ketua uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac dari Bio Farma sekaligus akademisi dari Universitas Padjajaran (Unpad)

oleh -376 views

Ketua uji klinis vaksin Covid-19 Sinovac dari Bio Farma sekaligus akademisi dari Universitas Padjajaran (Unpad), dr Novilia Sjafri Bachtiar meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19. Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad Dandi Supriadi mengatakan, almarhumah meninggal pada Rabu (7/7/2021) dini hari pukul 02.05 WIB di RS Santosa Bandung.

“Dr Novilia sudah dimakamkan tadi siang di Cimahi, dekat kediamannya, dengan menggunakan protokol Covid-19,” kata Dandi di Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/7/2021).

Almarhumah merupakan Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis di PT Bio Farma (Persero) dan turut berjasa dalam riset uji klinis vaksin Sinovac sejak tahun 2020 lalu.

Selain itu, dr Novilia pun merupakan dosen berstatus luar biasa atau tidak tetap di Fakultas Farmasi Unpad. Untuk itu, Dandi yang mewakili Unpad pun menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sosok yang berjasa dalam penanganan pandemi yang terjadi saat ini.

“Beliau adalah salah seorang pejuang kesehatan yang sangat berjasa dalam mengatasi pandemi ini, terutama dalam hal pengujian klinis vaksin,” kata Dandi.

Segenap Keluarga Besar Bio Farma berduka cita atas meninggalnya Dr. Novilia Sjafri Bachtiar, dr., M.Kes. (Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis Bio Farma)

Selama hidupnya, Almarhumah terlibat dalam puluhan uji/riset klinis vaksin termasuk vaksin Covid-19 dan senantiasa mendedikasikan diri dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia dan dunia. Selamat jalan Dokter Novi, semoga diberkahi tempat terbaik disisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan.

Salah satu komentar warganet, “Bangsa ini kehilangan salah satu ilmuwan nya yang berjasa dalam pencegahan penyakit”, seperti yang diunggah akun dokterapin.

“Beliau adalah pahlawan yang telah mencurahkan segenap daya dan keahliannya untuk melindungi bangsa dari marabahaya,” ungkap akun tauhidnuazhar.

Sedangkan di Twitter muncul unggahan ungkapan dukacita dari Pusat Kajian Kesehatan Anak. Pesan yang diunggah @RahayhuRina menyebut almarhumah sebaai Srikandi pejuang vaksin di Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.