Komite Olimpiade Indonesia (KOI) optimistis Merah Putih bisa menambah perwakilan atletnya ke Olimpiade Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus mendatang

oleh -444 views

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) optimistis Merah Putih bisa menambah perwakilan atletnya ke Olimpiade Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus mendatang.

Hingga saat ini, Indonesia telah mengantongi 13 tiket Olimpiade. Empat di antaranya milik sprinter Lalu Muhammad Zohri, penembak Vidya Rafika Rahmatan Toyyiban (50m rifle 3 position putri), serta dua kuota entry-by-number untuk pemanah putra dan putri.

Dua tiket lain hampir pasti menjadi milik lifter Eko Yuli Irawan (61 kg putra) dan Windy Cantika Aisah (49 kg putri).

Sisanya diamankan cabang bulutangkis. Setidaknya ada tujuh wakil yang masuk dalam daftar aman perburuan poin Race to Tokyo, yaitu tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dan Jonathan Christie, tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, serta ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Dalam hitung mundur 100 hari menjelang pembukaan Olimpiade Tokyo, Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono mengatakan peluang tersebut masih terbuka lebar karena babak kualifikasi masih berlangsung.

Ferry menyebut salah satu cabang olahraga yang berpeluang menambah wakilnya ke Tokyo adalah angkat besi. Tujuh lifter saat ini tengah berada di Tashkent, Uzbekistan untuk merebut tiket tambahan dalam Kejuaraan Asia pada 18-25 April, menemani Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah yang sudah dalam posisi aman ke Olimpiade.

Cabang lainnya yang masih bisa meraih tiket Olimpiade adalah balap sepeda dan surfing.

“PB ISSI memiliki kejuaraan yang masuk dalam perhitungan poin Road to Tokyo. Kami berharap pembalap, khusunya nomor BMX, bisa memaksimalkan kesempatan itu,” kata Ferry.

“Potensi yang sama juga bisa didapat cabor yang baru dipertandingkan di Olimpiade, seperti surfing,” sambung dia.

PB ISSI baru saja menggelar serangkaian kejuaraan balap sepeda setelah terhenti satu tahun karena pandemi COVID-19. Diawali dengan Kejuaraan Nasional BMX 2021 pada 9 April dan dua seri Kejuaraan BMX Internasional berkategori Class 1 (C1) satu hari berselang.

Kejuaraan tersebut masuk dalam ajang pengumpulan poin Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI).

Sementara itu, cabang surfing baru akan mengikuti babak kualifikasi pada Kejuaraan Surfing di El Salvador pada 29 Mei-6 Juni mendatang. Para atlet surfing Indonesia bakal memperebutkan lima slot tersisa pada kualifikasi terakhir itu.

No More Posts Available.

No more pages to load.