Kuasa hukum keluarga Vina Dewi Arsita atau Vina Cirebon, Putri Maya Rumanti menanggapi bantahan tersangka pembunuhan Vina dan Eky yang ditetapkan Polda Jabar

Kuasa hukum keluarga Vina Dewi Arsita atau Vina Cirebon, Putri Maya Rumanti menanggapi bantahan tersangka pembunuhan Vina dan Eky yang ditetapkan Polda Jabar

Nasional38 Dilihat

Kuasa hukum keluarga Vina Dewi Arsita atau Vina Cirebon, Putri Maya Rumanti menanggapi bantahan tersangka pembunuhan Vina dan Eky yang ditetapkan Polda Jabar, yakni Pegi Setiawan alias Perong. Ia meyakni Pegi merupakan salah satu pelaku yang membuat Vina dan Eky meregang nyawa pada 2016 silam.

Terkait bantahan Pegi alias Perong di Polda Jabar setelah konferensi pers, Putri menyebut bahwa hal itu merupakan hak dia untuk membantah.

“Itu hak dia, mau mengaku bukan sebagai pelaku atau rela dihukum mati, sekali lagi itu hak dia. Biar nanti kuasa hukumnya yang membela. Kalau masalah salah atau tidak, kami yakini dia adalah Pegi, seperti keyakinan dalam press release hari ini di Polda Jabar,” jelas Putri dalam konferensi persnya yang digelar di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (26/5/2024) malam.

Keyakinan tim kuasa hukum Vina itu muncul merujuk pada bukti-bukti yang ditemukan pihak Polda Jabar terkait Pegi.

“Jadi rilis Polda Jabar tadi sudah ditunjukkan beberapa bukti, bahwa Pegi alias Perong alias Robi Irawan itu memang sudah mengganti identitas. Pada 2016, polisi juga pernah mendatangi rumahnya dan menyita motor yang digunakan saat kejadian,” jelas Putri.

Ia melanjutkan bahwa ada fakta baru yang terungkap dalam rilis kali ini, yakni ayah kandung Pegi mengaku bercerai dengan sang istri dan menyebut Pegi adalah keponakannya.

“Jadi tidak diakui sebagai anak, itu bisa rangkaian cerita bohong beberapa tahun ini yang dirangkai oleh Pegi, jadi semisal tadi dia bilang saya tidak bersalah, rela dihukum mati, maka itu sah saja sebagai pembelaan dia,” papar Putri.

Namun, Putri meminta masyarakat jangan fokus ke pernyataan Pegi alias Perong yang mengaku tidak bersalah.

“Harusnya masyarakat jangan fokus ke situ dan masyarakat harus percaya ini sudah terjadi dan sesuai penyelidikan, ada saksi dan itu sudah ditetapkan menjadi tersangka,” pungkasnya.