Kwalitas Pembangunan Rabat Beton Pekon Gunung Raya di Duga Diragukan

Lampung438 Dilihat

 

PRINGSEWU,dnewsradio– Pembangunan Rabat beton,di Pekon Gunung Raya,Kecamatan Pagelaran Utara ,Kabupaten Pringsewu ,Lampung ,sepanjang 200 meter ,Lebar dan Ketebalan,belum diketahui karena tidak terpasang papan nama sebagaimana mestinya .

Berdasarkan keterangan para pekerja sebanyak 5 orang yang ada di lokasi kegiatan di Dusun Umbul jati pekon setempat ,mereka bekerja tidak mau menyebutkan Harian Orang Kerja ( HOK) bahkan pekerja tidak tahu apa itu HOK berapa dibayar oleh Kapala pekon (kapekon) TY dan juga tidak tahu siapa Tim Pelaksana Kegiatan(TPK) semua dikuasai setahu kami oleh kapekon TY.

“Kami tidak tahu apa itu HOK dan TPK dan kami juga tidak mau mengatakan dibayar berapa ga enak dengan kapekon karena kapekonya ada di kebun ,yang jelas semua yang bayar pak kapekon kami tahunya kapekon yang bayar” terang salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya saat di temui di lokasi kegiatan Kamis (18/05/2023)

Pembangunan rabat beton tersebut yang sebelumnya menggunakan semen Baturaja dan dilanjukan menggunakan semen merah putih memang diragukan kwalitasnya seperti disampaikan salah satu warga pekon Gunung Raya berinisial RY mengatakan bahwa pembangunan rabat beton itu terkesan asal. Jadi dan kalau untuk kwalitas kalau saya meragukan entah kalau nanti kalau diperiksa yang berwenang .

“Kalau bicara kwalitas sebenarnya sih sangat meragukan karena dari adukan juga ketahuan ,tapi yang jelas itu yang berwenang lah yang menentukan apakah berkualitas apa tidaknya” kata RY Kamis (18/05/2023).

Sementara kapekon Gunung Raya Toyim Yusup saat ditemui disalah satu tempat di pekon Gunung Raya terlihat kaget dengan kedatangan wartawan ke ke lokasi kegiatannya dengan berbicara nanti pak kalau sudah cair saya hubungi tolong dibantu dulu.

“Tolong dibantu dulu aja ya ,nanti kalau sudah cair saya telpon dan tolong ga usah diterbitkan ” pintanya.

Tidak hanya itu kapekon juga membuat situasi akrab dan ketika disinggung terkait kegiatan yang sedang dilaksanakan selalu mengalihkan pembicaraan seolah olah tidak berbicara soal kegiatannya yakni membangun rabat beton .

“Sehat kan ,insya Allah nanti kita ketemu ya ” pungkasnya. (Din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *