LANAL MAUMERE TANGKAP PENGEBOM IKAN DI LAUT

oleh -30 views

 

TNI AL. Koarmada II, Surabaya 13 Februari 2020.Sebagai tindak lanjut perintah Panglima Koarmada II untuk meningkatkan keamanan perairan di wilayah kerja lanal.
Lanal Maumere berhasil menangkap pelaku pengeboman ikan di laut di Perairan Desa Lamatutu Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Flores Timur pada Rabu (12/02) waktu setempat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, unit intel dan Posal Flores Timur bergerak menuju sasaran dan melakukan pencarian. Tak lama kemudian, ditemukan sebuah kapal tak bernama yang sedang lego jangkar di sekitar perairan Desa Lamatutu Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Flores Timur.

Saat pelaku yang berjumlah 10 orang diamankan, ditemukan sejumlah peralatan dan kelengkapan bom ikan di dalam kapal.

“Mereka mencari ikan dengan menggunakan bom. Atas tindakannya, para pelaku dijerat dengan pasal 85 UU No 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana 5 tahun dan denda maksimal 2 Miliar Rupiah,” jelas Danlanal Maumere Kolonel Marinir Totok Nurcahyanto.

Adapun Pasal 85 sebagaimana dimaksud di atas berbunyi:
“Setiap orang yang dengan sengaja memiliki, menguasai, membawa, dan/atau menggunakan alat penangkap ikan dan/atau alat bantu penangkapan ikan yang mengganggu dan merusak keberlanjutan sumber daya ikan di kapal penangkap ikan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah)”.

“Saya berharap kejadian ini dapat menimbulkan efek jera bagi pengebom ikan lainnya”, pungkas Danlanal Maumere.

728×90 Leaderbord

Nampak hadir pada press release Kajari Sikka Azman Tanjung dan Kadis Perikanan Kabupaten Sikka Paulus H. Bangkur.

Pada kesempatan tersebut Kajari dan Kadis Perikanan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penangkapan yang dilakukan oleh Lanal Maumere.

(Hdx/Pen2)