Latihan Perwira Korps Elektronika KRI TA 2021 Masuki Tahap Lattek

oleh -190 views

 

TNI AL .Koarmada II. Surabaya, 27 Mei 2021Selain Sistem Komunikasi Elektronika, Sensor, dan Jaringan Data yang terdapat di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), seorang Perwira Elektronika juga harus paham dan mengetahui dengan baik tentang senjata. Oleh karenanya 25 peserta Latihan Perwira Korps Elektronika KRI TA 2021, mengikuti latihan praktek atau lattek tentang meriam di Bengkel Senjata (Bengsen) Fasharkan, Kamis (27/5).

Dalam pelajaran lapangan tersebut, Meriam 40 mm menjadi obyek praktek para peserta dibawah bimbingan instruktur Kapten Laut (E) Sakimun dan Serma Sukri dari Bengsen. Keduanya memberikan materi mengenai pengenalan bagian mekanik / manual meriam dan Sistem Local Electric. Seluruh peserta latihan juga mendapatkan pengetahuan mengenai cara perawatan, pengisian dan penembakan meriam, serta hal-hal teknis yang harus dilakukan bilamana saat penembakan mengalami kendala seperti meriam yang tiba-tiba macet.

Setelah mengetahui dengan detail tentang Meriam, seluruh peserta beralih menuju lokasi lattek berikutnya yakni ruang kelas Dinas Informasi dan Pengolahan Data (Disinfolahta) Koarmada II. Disana telah siap Kasubdis Duknis Mayor Laut (KH) Wayan Redita selaku Instruktur, yang memberikan materi praktek tentang Penginstalan Aplikasi Pada PC Komputer Sistem Jaringan Intenet Dan Komunikasi Data.

Sebagaimana diberitakan bahwa dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit khususnya Perwira Elektronika, Skomlekal menyelenggarakan latihan Perwira Elektronika KRI Tahun 2021 yang diselenggarakan di Puslatkaprang Koarmada II. Latihan diikuti sebanyak 25 perwira pertama Korps Elektronika di Koarmada II, dan berlangsung dari tanggal 24 hingga 28 Mei 2021. Adapun metode pengajaran yang dilaksanakan berupa materi kelas dan lapangan seperti Sistem Pemeliharaan Terencana Dan Administrasi Hankam, Siskomsat TNI AL ,Peperangan Elektronika TNI AL, Sistem Navigasi , Peralatan Komunikasi KRI.

(Pen2)

No More Posts Available.

No more pages to load.