Lelang Tender Proyek Pedestrian Senilai Rp85 Miliar Diduga Terjadi Maladministrasi

oleh -119 views

 

BOGOR (KM)- Puluhan data perusahaan yang diduga tidak terdaftar di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) mendaftar lelang tender proyek termasuk salah satu perusahaan media sehingga ada indikasi maladminitrasi.

Ini percakapannya.
Rh, selaku ketua organisasi, saat diinfokan terkait PT Media yang ikut serta dalam lelang menjelaskan.
Media: “assalamualaikum ijin abangku apakah PT ini milik abang.”
Rh: “Punya Wakil Ketua.”
Media: “Kalau ini punya ketua juga kah ijin.”
Rh: “GI punya wakil ketua.”
Media: “Oh ijin berarti media bisa ikut lelang ya.”
Rh: “Bisa asal ada NIB nya.”
Media: “Siap makasih infonya abangku.” Saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp.

Diduga terjadi maladministrasi terkait lelang tender proyek senilai Rp85 miliar untuk paket pembuatan jalur pedestrian Jalan Kandang Roda- Sentul dari Unit Layanan Pengadaan (ULP) Cibinong, Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor.

Ketua komisi 1 DPRD, Kabupaten Bogor Usep Supratman mengatakan seharusnya terkait registrasi sudah dilakukan jauh hari sebelum lelang.

“Seharusnya terkait registrasi sudah dilakukan jauh hari sebelum lelang, karena biar bagaimanapun itu menjadi syarat untuk ikut lelang, bagaimana mungkin tidak teregister, karena jika sudah masuk urutan lelang mereka memiliki password untuk masuk dan buka data,” kata Ketua Komisi 1 DPRD ini, Rabu (2/6/2021).

Sebagaimana diketahui, sesuai Undang-undangNo. 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman, mal administrasi diartikan sebagai perilaku atau perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, menggunakan wewenang untuk tujuan lain dari yang menjadi tujuan wewenang tersebut, termasuk kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum dalam penyelenggaraan.Rilis Jaringan Media Bogor

No More Posts Available.

No more pages to load.