Lomba Pentas Seni Di Lapas Kota Agung Meriah.

oleh -204 views

 

Tanggamus, Rangkaian meriahkan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 57, Lapas Kelas IIB Kota agung adakan pentas seni di Aula Lapas setempat, Sabtu (10/4/2021).

Bupati Pesawaran

Dalam pentas seni yang diikuti sebanyak 30 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) itu, peserta diperbolehkan menampilkan apa saja kebolehannya di atas panggung dan dinilai oleh tim juri dari pegawai Lapas itu sendiri.

Kemeriahan dan antusias peserta lomba pun menghiasi suasana perlombaan, saat para peserta menampilkan kebolehannya diatas panggung yang telah dihias sedemikian rupa oleh panitia lomba.

Mewakili Kepala Lapas Kota agung Beni Nurrahman, Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan Lapas, Aryo Pratama mengatakan, perlombaan ini merupakan salah satu jenis dari 5 ragam lomba yang diadakan Lapas Kota agung dalam memeriahkan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 75.

“Sebelumnya sudah diadakan lomba Tarik Tambang, Makan Kerupuk, Bola Voli, Kebersihan Kamar atau Blok lalu yang terakhir Pentas Seni ini,” kata Aryo.

Aryo mengungkapkan, dalam acara Pentas Seni ini, peserta diperbolehkan menampilkan apa saja kebolehannya dalam pentas di atas panggung.

728×90 Leaderbord

“Peserta boleh menampilkan kebolehannya dalam tarik suara (Karaoke) melawak (Stand Up Comedy), menari atau yang lainya,” ungkapnya.

Dalam lomba, lanjut Aryo, juri terdiri dari 6 orang yang memiliki tugas penilaian masing-masing, baik dari penampilan, suara atau karakteristik dari peserta lomba saat berada di atas panggung.

“Dalam pengambilan peserta, kita mempersilahkan siapa saja WBP yang mau ikut, artinya tidak mesti sebagai perwakilan dari kamar hunian atau blok. Peserta saat ini sebanyak 30 peserta,” lanjutnya.

Lebih lanjut Aryo menjelaskan, pengumuman pemenang akan langsung diumumkan selesai lomba, tapi untuk pembagian hadiah bagi pemenang akan dilaksanakan pada saat puncak acara HUT PAS ke 57 pada tanggal 27 April 2021 mendatang.

“Kegiatan berlangsung cukup meriah, dan disambut antusias oleh peserta, selain menampilkan bakat kebolehannya di bidang seni, kegiatan ini juga bisa sebagai hiburan bagi WBP, sehingga memberikan semangat bagi para peserta maupun yang menyaksikan. Dan berharap lomba ini dapat memacu semangat para WBP untuk mengembangkan bakat terpendamnya,” pungkasnya. (Agus).