LRT Jabotabek Saling Bertabrakan , Hingga Kini KNKT Sedang Melakukan Penyelidikan

oleh -160 views

PT Inka (Persero) menyebutkan indikasi awal penyebab tabrakan dua rangkaian (trainset) kereta light rail transit (LRT) Jabodebek akibat laju rangkaian nomor 29 yang terlalu cepat saat langsir, sehingga menabrak rangkaian nomor 20.

“Ini terindikasi, nanti KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) yang menentukan. Ini terindikasi langsiran yang terlalu cepat. Masinisnya alhamdulilah tidak apa-apa. Luka ringan di rumah sakit dan sadar,” kata Direktur Utama PT Inka Budi Noviantoro dalam konferensi pers disaksikan secara daring, Senin (25/10/2021).

Dia menjelaskan, kecelakaan antara trainset 29 dan 20 itu terjadi di antara Stasiun Ciracas dan Harjamukti. Rencananya, trainset 29 akan diuji tim dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada 26 Oktober 2021. Adapun posisi trainset ini berada di tengah, di antara rangkaian kereta lainnya.

“Ini kebetulan yang rangkaian 29 itu terjepit di tengah-tengah. Terus diambil satu per satu langsung masuk. Kebetulan, pas trainset ke-20, pada saat trainset 29 dari Ciracas mau bergabung ke arah Harjamukti terjadi benturan,” lanjut dia.

Langkah selanjutnya atas tabrakan ini, terang Budi, adalah KNKT melakukan investigasi. Selain itu, dua rangkaian kereta yang mengalami tabrakan akan dibawa ke pabrik Inka di Madiun untuk diperbaiki.

“Karena proses pengujian kereta api yang hampir selesai untuk pengujuan, saya mohon maaf kepada semua pihak, menteri perhubungan, menteri BUMN, dan menko marves, dan yang lain-lain,” kata dia.

No More Posts Available.

No more pages to load.