Luis Enrique, menyatakan dirinya tak merencanakan penendang penalti yang sukses membawa tim asuhannya lolos ke semifinal melawan Swiss

oleh -1.477 views

Pelatih Spanyol, Luis Enrique, menyatakan dirinya tak merencanakan penendang penalti yang sukses membawa tim asuhannya lolos ke semifinal melawan Swiss. Partai perempat final Euro 2020 ini harus diselesaikan dengan adu penalti setelah selama 90 menit dilanjutkan babak tambahan, skor tetap imbang 1-1.

Spanyol unggul 3-1 dalam pertandingan ini. Dalam adu penalti dua penendang Spanyol, Sergio Busquets, Rodri gagal. Sementara Daniel Olmo, Gerard Moreno, dan Mikel Oyarzabal berhasil membuat gol. Sementara dari Swiss, hanya Mario Gavranovic yang masuk, sedangkan Fabian Schaer, Manuel Akanji, dan Ruben Vargas gagal melaksanakan tugasnya sebagai algojo.

“Daftar penendang penalti tidak kami rencanakan. Kami hanya memiliki beberapa dari mereka yang siap. Kami ingin Thiago (Alcantara) dan Rodri masuk, jika mereka harus mengambilnya. Tujuh atau delapan pemain yang siap untuk mengambil, dan berpengalaman dan cukup tajam,” papar mantan pelatih Barcelona ini.

“Menang atau kalah dalam adu penalti, tim ini sudah bertanding dengan sangat baik menurut penilaian saya. Untuk bagaimana mereka menangani ini, bagaimana mereka bermain, bagaimana mereka mewakili Spanyol,” paparnya.

“Kami sangat bangga. Akan konyol untuk berpikir bahwa kami, atau salah satu semifinalis, akan puas hanya sejauh itu sekarang – kami semua ingin mencapai final dan menang,” kata Enrique lagi.

Striker Alvaro Morata digantikan oleh Gerard Moreno pada menit ke-54 tak lama setelah babak kedua dimulai. “Cukup jelas apa yang telah dialami Morata dan Gerard (Moreno) di sini. Mereka berdua adalah pemain saya dan saya sangat mengagumi mereka berdua,” katanya.

Swiss harus bermain dengan 10 pemain setelah gelandang Remo Freuler terkena kartu merah. Dia diusir setelah melanggar Alvaro Morata.

“Kami menghadapi Swiss dengan mengetahui level dan kapasitas mereka. Lawan tidak menekan kami setinggi mungkin. Pertandingan memasuki fase berbahaya dengan skor 1-0, dan mereka membangun terobosan yang bagus. Permainan berubah sepenuhnya setelah kartu merah untuk Swiss. Kami mendominasi, berbahaya, dan menciptakan peluang.”

No More Posts Available.

No more pages to load.