Malam pembukaan Jakarta Fashion Week (JFW) 2020 dihiasi begitu banyak pagelaran busana inovatif

0 41

dnewsmedcenter – Malam pembukaan Jakarta Fashion Week (JFW) 2020 pada Selasa (22/7) dihiasi begitu banyak pagelaran busana inovatif. Salah satunya, Headway, sebuah presentasi peragaan busana senyap atau silent fashion show persembahan Senayan City dan Tangan pada Selasa (22/7) malam.

Menghadirkan konsep inovatif, kreatif, dan istimewa, silent fashion show ini bukan satu-satunya keunikan pada pagelaran Headway, sebuah karya kontemporer yang menampilkan keindahan kreasi ‘unfinished.’ Menurut Zico Halim, salah satu perancang Tangan, Headway mengisahkan sebuah keindahan hasil kreasi yang diciptakan, meskipun prosesnya belum rampung.

Headway bukan hanya sekadar pagelaran busana biasa. Jika JFW biasanya menggelar fashion show di Atrium, Tent, atau the Hall di lantai 8 Senayan City, kali ini pihak Tangan dan Senayan City memilih the Crystal sebagai launch pad Headway. Kedua pihak ternyata memiliki visi yang sama; menciptakan sebuah inovasi di dunia fashion. 

“Kali ini Senayan City membuat sebuah gebrakan baru. Biasanya fashion show diadakan di the Hall, Atrium, dan Tent Kali ini kami ingin membuat sesuatu berbeda, mulai dari konsep, kreativitas, dan inovasinya itu sendiri. Kami sama-sama tidak menginginkan sesuatu yang berulang, karena itu, Senayan City menggandeng Tangan untuk membuat show yang berbeda,” jelas Frances Jaclyn Halim selaku General Manager Leasing & Marketing Senayan City.

Inovasi ini buka hanya tentang pemilihan tempat, the Crystal, yang sebenarnya merupakan area yang sebenarnya bukan untuk show. Untuk menyulap area di sebelah kanan main lobby mal menjadi the Crystal, membutuhkan usaha dan kerja keras.

“Tangan merupakan salah satu desainer yang hebat. They’re doing very well, here. Untuk menyulap area ini menjadi the Crystal, ada banyak persiapan yang mereka lakukan. Terutama untuk mengatur seating area di luar ruangan yang tidak mudah. So, they did a very hard work,” tambah Jaclyn.

Di seating area di mana semua orang yang hadir menyaksikan rancangan Zico Halim dan Margaretha Novantry malam itu mengenakan headset. Dari headset itu, suara narator yang seakan mempersiapkan setiap yang hadir untuk menempuh sebuah perjalanan jauh. Lewat headset itu pula, musik mengawang mengiringi para model berjalan di runway. 

Suasana the Crystal semakin membius dengan karya seni visual untuk Tangan dari the Editors Club. Juga Sementara Lumix menggunakan Lumix S1 memanifestasikan karakter otentik dalam satu video untuk menyampaikan pesan-pesan estetika dan filosofis dari Senayan City dan Tangan.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ