Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan langkah pemerintah memberikan insentif pajak mobil hybrid

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan langkah pemerintah memberikan insentif pajak mobil hybrid

Otomatif98 Dilihat

Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengatakan langkah pemerintah memberikan insentif pajak mobil hybrid, dapat menumbuhkan minat konsumen untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

“Saya yakin bahwa diskusi ini merupakan diskusi yang sudah cukup lama dan bukan diskusi baru, jadi saya optimistis pengesahan untuk memberikan insentif kendaraan hybrid akan cepat disahkan,” kata Anton Jimmy Suwandy di sela-sela kegiatan IIMS 2024, di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta dikutip Antara, Minggu (18/2/2024).

Dengan disahkannya insentif untuk kendaraan hybrid, dia meyakini memberikan manfaat bagi pertumbuhan kendaraan elektrivikasi.

Dia menjelaskan pertumbuhan Yarris Cross hybrid di Thailand, memiliki serapan cukup positif. Hal itu karena pemerintah setempat memberikan insentif untuk kendaraan dengan tipe hybrid.

“Thailand itu memberikan subsidi untuk kendaraan-kendaraan baik EV (electrical vehicle/EV) maupun hybrid, sehingga, harga untuk Yaris Cross hybrid jadi lebih murah dibandingkan dengan Indonesia,” ucap dia.

Menurut dia, harga Yaris Cross hybrid hampir setara dengan kendaraan Toyota Raize yang ada di Indonesia.

Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sudah melakukan pembicaraan kepada pelaku industri otomotif di Indonesia terkait insentif mobil hybrid.

Sebagai informasi tambahan, pajak kendaraan berlabel hybrid masih memiliki kesetaraan yang sama dengan kendaraan konvensional, yakni sebesar 12,5% dan 1,75% sehingga totalnya mencapai 14,25%. Sedangkan tarif pajak pertambahan nilai barang mewah (PPnBM) mencapai 6%, sesuai aturan yang tertera pada Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2021 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah.