Masker medis kini menjadi hal yang penting digunakan untuk melindungimu dari virus Covid-19

oleh -739 views

Masker medis kini menjadi hal yang penting digunakan untuk melindungimu dari virus Covid-19. Menurut laman Satgas Covid-19, masker medis dapat mencegah 30-95 persen Covid-19, sesuai dengan jenisnya.

Namun, masker ini merupakan limbah medis yang tidak bisa dibuang sembarangan. Sebab, bisa-bisa masker tersebut justru dapat menularkan Covid-19.

Menurut Kementerian Kesehatan, cara membuang masker medis ialah kumpulkan masker di satu tempat, sebab masker hanya bisa digunakan tidak lebih dari 6 jam.

Jika sudah empat masker, kemudian desinfektan masker-masker tersebut dengan direndam. Bisa juga juga menggunakan klorin. Setelah didesinfeksi sebaiknya gunting tali, atau robek masker di bagian tengah.

Buang ke tempat sampah dengan menggunakan plastik transparan agar memudahkan petugas medis mengolah limbahnya. Setelah semua dilakukan, jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun untuk menghindari virus.

Peduli Lingkungan

Masker sekali pakai biasanya terbuat dari polypropylene, plastik yang terbuat dari bahan bakar fosil dan butuh waktu ratusan tahun untuk terurai. Bahan ini juga mikroplastik yang berbahaya jika ke laut dan termakan oleh ikan.

Agar hal tersebut tidak terjadinya sebaiknya saat membuang masker bekas dengan langkah-langkah yang sudah diberitahukan Kementerian Kesehatan, masker bekas dapat disalurkan kepenampungan atau drop box seperti di Dumask Indonesia.

Dumask (Drop Box Used Max) merupakan program penelitian kolaboratif dari penilitian PTNBH UGM, ITB, UNS, dan UNAIR yang bertujuan khusus untuk menyediakan jalur pembuangan masker dan sarung tangan bekas dari masyarakat umum yang aman untuk lingkungan.

Box Dumask akan dipantau maskimal setiap dua minggu sekali, sampah masker dan sarung tangan akan dihancurkan dengan terkonolgi termal. Untuk info lebih bisa melihat lama Instagram @dumask.indonesia.

Dan saat ini jangan lupa menggunakan masker double, caranya masker medis di dalam dan masker kain di luar. Hal ini dilakukan untuk menghindari kita bahaya Covid-19.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.