Mauricio Pochettino resmi meninggalkan Chelsea atas persetujuan bersama

Mauricio Pochettino resmi meninggalkan Chelsea atas persetujuan bersama

Olahraga73 Dilihat

Mauricio Pochettino resmi meninggalkan Chelsea atas persetujuan bersama. Menurut Pochettino, dunia tidak akan menjadi akhir karena dia kehilangan pekerjaan sebagai pelatih Chelsea.

“Kalau kami senang, sempurna, tetapi bukan hanya pemilik atau direktur olahraga yang senang. Mungkin kami tidak senang karena kami tiba di sini dengan tugas yang harus diselesaikan, tetapi pada akhirnya hal itu tidak terjadi, seperti yang kami harapkan,” kata Mauricio Pochettino, Selasa (21/5/2024) waktu setempat.

Mauricio Pochettino hanya menghabiskan satu musim sebagai manajer di Stamford Bridge dan mengalami musim yang sulit. Ia bahkan gagal mengamankan tiket Liga Champions untuk Chelsea.

Pochettino meninggalkan Chelsea setelah bertemu dengan dua direktur olahraga Paul Winstanley dan Laurence Stewart, serta co-owner Behdad Eghbali selama dua hari terakhir.

“Atas nama semua orang di Chelsea, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Mauricio atas jasanya musim ini. Dia akan diterima kembali di Stamford Bridge kapan saja dan kami mendoakan yang terbaik untuk karir kepelatihannya di masa depan,” kata direktur olahraga Chelsea Laurence Stewart dan Paul Winstanley dalam sebuah pernyataan.

Chelsea finis di urutan keenam klasemen Liga Inggris. Mereka hanya menjadi finalis Piala Liga Inggris dan hanya mampu menembus semifinal Piala FA.

Pochettino, mantan manajer Paris Saint-Germain dan Tottenham Hotspur mengambil alih kepemimpinan Chelsea musim panas lalu setelah pemilik Chelsea asal Amerika Todd Boehly dan Clearlake Capital memecat Thomas Tuchel dan Graham Potter pada tahun pertama mereka bertugas.

Meskipun Pochettino berhasil menyelamatkan musim 2023-2024 dengan mengamankan tiket Liga Europa, itu adalah tahun yang mengecewakan bagi tim yang memenangi Liga Champions pada 2021.

“Terima kasih kepada para pemilik Chelsea dan direktur olahraga atas kesempatan menjadi bagian dari sejarah klub sepak bola ini,” kata Pochettino, pria 52 tahun ini.

“Klub sekarang berada pada posisi yang baik untuk terus maju di Liga Premier dan Eropa di tahun-tahun mendatang,” sambung pria Argentina ini.

Di bawah asuhan Boehly dan Clearlake, Chelsea telah menghabiskan sekitar US$1 miliar untuk transfer pemain. Namun, hal itu belum menghasilkan kesuksesan di lapangan.

Pochettino diharapkan bisa mengubah Chelsea menjadi tim yang mampu kembali menantang gelar juara Liga Inggris. Klub London barat itu memenangi divisi teratas Inggris lima kali di bawah mantan pemiliknya Roman Abramovich.

Setelah awal musim yang sulit, performa Chelsea meningkat sejak pergantian tahun dan tim hanya kalah tiga pertandingan liga pada 2024. The Blues  mengakhiri musim dengan lima kemenangan beruntun. Meski ada kemajuan, posisi mantan pelatih Southampton, Tottenham Hotspur, dan PSG tersebut masih diragukan.

Selain Pochettino, tim kepelatihannya terdiri dari Jesus Perez, Miguel d’Agostino, Toni Jimenez, dan Sebastiano Pochettino juga meninggalkan Chelsea.