Memaknai Sumpah Pemuda dalam Kebhinekaan di Jaman Now

0 91

 

TANGERANG,DNEWSRADIO.COM– Dalam Memaknai Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober dan bagaimana peran serta Generasi muda memandang soal Kebhinekaan dijaman Now, Wakil Ketua Komisi 5 DPRD Provinsi Banten Dr. Yeremia Mendrofa, dari Fraksi PDI Perjuangan yang bermitra kerja dengan Dinas Pemuda dan Olahraga

Beliau imengatakan bahwa semangat, makna dan nilai luhur sumpah pemuda harus terus dilestarikan dan digelorakan dalam sanubari setiap pemuda dan seluruh rakyat Indonesia dalam membangun Bangsa menghadapi tantangan Jaman, demikian kepada awak media dnewsradio.com melalui telpon selulernya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan yang membidangi Komunitas Seni Budaya lebih lanjut mengatakan bahwa rasa persatuan dalam keberagaman, Bhineka Tunggal Ika, rasa cinta terhadap tanah air, bangsa dan bahasa merupakan nilai luhur dalam Sumpah Pemuda.

Pengertian Bhineka Tunggal Ika ialah Berbeda beda namun tetap satu juga, oleh para Founding Father (Pendiri Bangsa) menanamkan dan menumbuhkembangkan Sembohyang ini dalam perjuangan dan pembangunan Bangsa yang bermakna walaupun di Indonesia terdapat banyak Suku, Agama, Ras, Budaya, Adat Istiadat, Bahasa dan lain sebagainya, namun tetap merupakan satu Kesatuan “Sebangsa dan Setanah Air ”

Keanekaragaman ini menurut Dr. Yeremia adalah merupakan Kekuatan yang sangat besar bagi Bangsa Indonesia, dan dengan sembohyang Bhineka Tunggal Ika, berikrar untuk bersatu padu membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam mewujudkan Indonesia yang Bersatu, Adil dan Makmur.

Kita sekarang ini, Generasi Muda penerus dijaman now, jaman melenial, jaman digital, jaman teknologi ini, agar terus memahami, menumbuh kembangkan dan terus menjiwai Semangat Kebangsaan, (Nation Character Building) sehingga jati diri sebagai bangsa besar dengan keberagaman bisa menjawab tantangan jaman now.

Sebagai pesan terakhir Yer, begitu sapaan akrabnya berharap agar Generasi muda saat ini selalu menjalin Persatuan dan kesatuan didalam perbedaan agar tercipta rasa persaudaraan yang tinggi sesama Anak Bangsa, meskipun tidak lahir dari rahim yang Sama, akan tetapi kita semua terlahir di Bumi Ibu Pertiwi yang kita cintai. Dirinya sependapat bahwa bahwa Mencintai Tanah Air adalah sebagian dari Iman yang Kita Yakini pungkasnya(Dwi Wahyudi,-|dnewsradio.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ