Menanamkan kebiasaan perawatan diri pada anak-anak di usia muda

oleh -332 views

Menanamkan kebiasaan perawatan diri pada anak-anak di usia muda akan membantu mereka menghadapi masa depan dan mencapai potensi penuh mereka sekaligus menurunkan risiko mengembangkan masalah kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Kebiasaan perawatan diri untuk anak yang dapat dipraktekkan secara rutin, memberikan pereda stres, dan mendukung pemeliharaan kesehatan tubuh dan pikiran. Kebiasaan perawatan diri yang sederhana dapat dimulai pada usia berapa pun. Kita semua tahu, bagaimanapun, bahwa menyediakan waktu untuk merawat tubuh dan pikiran kita adalah komponen penting untuk menjalani hidup yang sehat dan bahagia. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Mom mengajarkan perawatan diri kepada anak sejak dini.

1. Memulai dengan Dasar-dasarnya

Apakah Mom membantu anak mandi? Apakah dia sedang menyikat giginya? Apakah Mom mengonsumsi makanan sehat? Jika ya, maka Mom sudah mulai meletakkan dasar untuk perawatan diri yang baik. Mencuci tangan dan menyiapkan makanan adalah dua praktik perawatan diri yang sangat baik lainnya untuk menjadi teladan bagi anak.

2. Kembangkan Pikiran Anak

Bantu anak mengambil istirahat dari layar, meletakkan mainannya, dan berhubungan kembali dengan batinnya. Aktivitas yang meningkatkan kesadaran seperti yoga, meditasi, dan perumpamaan terpandu adalah alat yang efektif untuk meningkatkan wawasan, kesadaran, dan bahkan toleransi terhadap ketidaknyamanan.

3. Latihan Fisik

Olah raga adalah bagian penting dari perawatan diri, terutama jika dilakukan dengan tujuan untuk menjaga tubuh dan pikiran fisik. Dorong anak untuk berpartisipasi dalam aktivitas fisik yang mereka sukai, baik itu bergabung dengan tim olahraga atau sekadar berjalan-jalan di lingkungan sekitar.

4. Prioritaskan Istirahat

Waktu henti bermanfaat bagi semua orang. Rutinitas yang mencakup waktu tenang dan menyendiri, meskipun hanya beberapa menit bergoyang di kursi sambil dinyanyikan atau dibacakan buku, memberikan kesempatan untuk keterpusatan dan koneksi.

5. Bangun Rutinitas Keluarga yang Sehat

Pentingnya rutinitas untuk mengembangkan anak tidak bisa dilebih-lebihkan. Memberikan rasa aman kepada anak-anak, dan memiliki aktivitas atau peristiwa yang dapat mereka antisipasi sepanjang hari mengurangi kecemasan dan memfasilitasi transisi sehari-hari. Carilah cara untuk membangun rutinitas keluarga yang sehat saat Mom mencari cara untuk mengajari anak tentang perawatan diri. Sertakan periode melambat dalam jadwal harian. Ini bisa menjadi momen ketika seluruh keluarga tidak memiliki perangkat, TV dimatikan, dan semua orang membaca, menggambar, bermain game tanpa suara, atau berlatih meditasi.

Aktivitas relaksasi ini dapat membantu otak anak menjadi lebih bijaksana. Bahkan memberi anak struktur di sekitar waktu makan akan membantu mereka memahami pentingnya menyisihkan waktu untuk kebutuhan yang sehat. Luangkan waktu untuk sarapan, makan siang, dan makan malam, dan cobalah untuk menghindari gangguan pada saat-saat tersebut.

728×90 Leaderbord
6. Rutinitas Waktu Tidur yang Normal

Rutinitas waktu tidur yang teratur memberi isyarat kepada tubuh dan pikiran anak bahwa inilah waktunya untuk beristirahat dan bersiap untuk tidur. Rutinitasnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak, tetapi harus berlangsung sekitar 20 menit dan mencakup tiga hingga empat aktivitas menenangkan, menenangkan seperti memakai baju tidur, menyikat gigi, mandi air hangat, dan membaca. Rutinitas waktu tidur memberi anak rasa aman dan akrab.

7. Kebiasaan Makan Sehat

Sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak untuk memberi mereka makanan bergizi. Ini juga bermanfaat untuk menanamkan kebiasaan makan yang sehat dan nilai makanan pada anak. Simpan camilan sehat di rumah dan hindari membeli camilan yang tidak sehat. Jika pilihan sehat adalah satu-satunya yang tersedia, anak-anak akan memilihnya. Mom bisa memiliki semangkuk buah segar di meja dan wadah berisi sayuran di lemari es, misalnya.

Nah, berikut tadi adalah beberapa cara sehat yang dapat membantu Mom mengenalkan anak tentang perawatan diri. Ini cukup penting diajarkan sejak dini yang dapat membantu menjaga kesehatan mental pada anak.