Menggelorakan Kembali Semangat Sumpah Pemuda,Agar Tidak Luntur Jati Diri Bangsa

0 220

 Traveling memang lebih seru jika dilakukan bareng teman-teman

 

DEPOK,DNEWSRADIO.COM, Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya adalah pertempuran terbesar setelah Indonesia merdeka yang menelan korban jiwa cukup besar. Untuk mengenang peristiwa heroik tersebut, maka tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan, dengan harapan masyarakat memahami makna yang terkandung dalam peristiwa pertempuran itu.
Demikian yang disampaikan Bakal Calon Walikota Depok Habib Achmad Riza Alhabsyi Rabu (6 November 2019)

Lebih lanjut iatergugah mengimplementasikan semangat dan nilai-nilai luhur pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

Habib Riza menilai, apabila setiap komponen bangsa memiliki kesadaran tersebut, maka bukan hal mustahil bangsa Indonesia dapat menghadapi ancaman, hambatan dan gangguan yang datang, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Semangat dan nilai-nilai kepahlawanan sangat relevan untuk terus ditumbuh kembangkan, apalagi saat ini kondisi bangsa Indonesia sangat memprihatinkan,” tutur Habib Riza.

Menurutnya, banyak masyarakat saling menghujat, saling fitnah, melakukan tindakan kekerasan, bahkan melakukan aksi teror yang mengancam keamanan serta tindakan lain yang dapat berakibat pada perpecahan bangsa. Untuk itu sangatlah tepat tema Hari Pahlawan tahun 2019 adalah Aku Pahlawan Masa Kini.

“Dengan harapan segenap komponen bangsa Indonesia dapat lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi atau golongan. Terus memelihara persatuan dan kesatuan untuk keutuhan NKRI yang telah dengan susah payah didirikan oleh para pendiri negeri ini,” tegas Habib Riza.

Berkenaan dengan hal tersebut, melalui peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 ini, diharapkan segenap komponen bangsa dapat turut berperan aktif menyemarakkan Peringatan Hari Pahlawan sesuai kemampuan dan profesi masing-masing.

Peran aktif tersebut kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata, namun juga diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan karakter warganya.

Diketahui, di Kota Depok beberapa nama pahlawan juga diabadikan sebagai nama jalan seperti Margonda, Juanda dan Arief Rahman Hakim. Selain nama tokoh lokal yang ada di jalan-jalan lainnya hingga nama gank di Depok.

“Walaupun kita belum melihat ada sebuah monumen kepahlawanan di Depok yang biasanya berdiri di tengah kota pada umumnya, sebagai bentuk manifestasi rasa cinta dan apresiasi terhadap jasa-jasa perjuangan dan pengorbanan serta nilai kepahlawan di kota ini,” ucap Habib Riza.

Dalam konteks lainnya Kota Depok juga memiliki ragam persoalan yang tidak mudah dihadapi saat ini, maupun masa depan kotanya. Maka diperlukan semangat kepahlawanan kekinian yang mampu menyeselaikan segala persoalan yang ada, Depok adalah medan perjuangan yang memerlukan pengorbanan dari setiap warganya mulai dari pemikiran, tenaga dan material dari seluruh lapisan masyarakat serta tanggung jawab moral para elit pejabatnya sebagai wujud pengabdian.

“Agar mampu kembali pada arah kemajuan dan perkembangan yang sesuai dengan rencana dan cita cita yang diharapkan. Selamat Hari Pahlawan,” pungkas Habib Riza. (Dwi Wahyudi,|dnewsradio.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ