Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan lawatan ke London

oleh -1.177 views

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan lawatan ke London, Inggris, untuk membahas prospek kerja sama vaksin dengan sejumlah pihak. Kedua menteri salah satunya bertemu dengan jajaran pimpinan perusahaan farmasi global, AstraZeneca (AZ), yang telah menyambut baik permintaan Indonesia untuk penyediaan 100 juta vaksin Covid-19 pada tahun 2021.

“Kita telah mengamankan tambahan kebutuhan vaksin untuk Indonesia dari AstraZeneca,” kata Retno dalam konferensi pers virtual dari Kedutaan Besar RI di London, Rabu (14/10/2020) malam.

Vaksin AZ adalah salah satu kandidat vaksin yang dicatat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasuki tahap uji klinis ketiga. Vaksin AZ menggunakan platform non-replicationg viral vector.

“Pengiriman pertama (vaksin AZ) diharapkan dilakukan pada semester pertama tahun 2021 dan akan dilakukan secara bertahap,” ujar Retno.

MGID In-article

Retno mengatakan komitmen AZ artinya menambah jumlah vaksin yang akan tersedia di Indonesia dalam kerangka kerja sama bilateral. Komitmen penyediaan vaksin sebelumnya telah disampaikan oleh dua perusahaan Tiongkok, Sinovac dan Sinopharm/G42.

Dalam pertemuan dengan AZ, ujar Retno, delegasi Indonesia juga menegaskan pentingnya faktor keamanan dan efikasi vaksin.

“Faktor-faktor ini akan menjadi bagian penting dari kerja sama vaksin Indonesia dengan AZ termasuk berbagi informasi mengenai hasil uji klinis tahap I dan II,” katanya.

728×90 Leaderbord

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pertemuan dengan mitra di London harus dilakukan dalam konteks kerja sama win-win. Indonesia juga terus mendorong kerja sama ke depan dengan Astra Zeneca.

MGID In-article