Musik bergenre electronic sedang digandrungi pecinta musik di tanah air

oleh -471 views

Musik bergenre electronic sedang digandrungi pecinta musik di tanah air. Hal itu yang membuat Iceperience.id kembali akan menggelar ajang Electronic Music Producer Contest (EMPC) 2021 guna mencari bakat-bakat musisi beraliran electronic musik itu.

Hebatnya lagi, untuk ajang EMPC 2021 ini, Iceperience.id menggandeng Spinnin Records yang merupakan label rekaman ternama asal Belanda yang menaungi banyak musisi elektronik kelas dunia seperti Martin Garrix, Calvin Harris, Marshmello, DJ Snake, Diplo, dan sebagainya.

Diopsaputra selaku perwakilan Iceperience,id mengatakan sejak penyelenggaraan di tahun 2019 lalu, EMPC dikenal musisi sebagai ajang pencarian bakat musisi bergenre electronic musik.

“Proses pencarian bakat dan tahapan penjurian EMPC tahun 2021 ini juga akan melibatkan sejumlah nama-nama tenar di area musik elektronik Indonesia. Mereka adalah Winky Wiryawan, Jevin Julian, serta Christian Rijanto. Nama terakhir merupakan figur bertangan dingin dan sarat pengalaman dalam mengembangkan industri musik dan hiburan di Tanah Air. Sehingga nantinya musisi yang memenangi ajang EMPC tahun ini akan lebih berkualitas,” tutur Diopsaputra.

“Dengan terus berupaya konsisten menyuarakan #localICEMovement, kami ingin mengedukasi para talenta muda Indonesia dalam menghasilkan karya musik yang berkualitas dunia sehingga dapat memperkuat ekosistem musik elektronik di Indonesia. Dengan harapan nantinya para musisi dan produser musik elektronik kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu berkiprah di level internasional,” lanjutnya.

Pada gelaran tahun ini, EMPC optimis submission track mampu mencapai target sebanyak 1.000 track, atau dua kali lipat submission track di EMPC tahun lalu.

EMPC 2021 akan dimulai pada awal Juni mendatang, diawali dengan tahapan registrasi bagi para musisi dan produser musik lokal mulai tanggal 14 Juni – 16 Juli 2021. Peserta juga wajib untuk mengunggah hasil karya orisinil miliknya di platform Soundcloud dan mengirimkan tautannya saat registrasi. Kemudian tahap penjurian pada bulan Juli 2021, para judges EMPC akan menyeleksi dan mengkurasi 20 finalis terpilih hingga 3 besar dan juara favorit.

“Kita juga berharap EMPC bukan sekadar kompetisi bagi para produser musik elektronik, tapi juga sebagai wadah belajar bersama. Para judges dan peserta bisa memperoleh berbagai pengalaman baru sekaligus menjadi sarana belajar bersama-sama tentang musik elektronik. Harapannya musisi lokal kita bukan hanya menguasai local electronic music scene, tetapi juga internasional,” tandasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.