Negara-negara di Uni Eropa segera mencabut pembatasan perbatasan internal di dalam kawasan sebagai upaya menyelamatkan industri pariwisata

0 55

Negara-negara di Uni Eropa segera mencabut pembatasan perbatasan internal di dalam kawasan sebagai upaya menyelamatkan industri pariwisata pada musim panas mendatang. Selain itu, Uni Eropa menjamin voucher perjalanan yang dibatalkan selama pandemi virus corona (Covid-19). Rencana tersebut akan diumumkan eksekutif blok itu pada minggu depan.

Industri pariwisata yang menyumbang hampir 1/10 dari perekonomian Uni Eropa, adalah salah satu sektor yang paling terpukul oleh wabah global yang telah menekan hampir semua bisnis travel.

Jerman dan negara anggota Uni Eropa lainnya telah mendesak penangguhan aturan UE yang memaksa maskapai penerbangan dan industri perhotelan untuk melakukan pengembalian uang bagi penerbangan dan perjalanan yang dibatalkan. Pembatalan diganti lewat voucher yang bisa dipakai di masa mendatang.

Komisi Eropa akan memberi tahu negara-negara anggota untuk menjamin voucher agar lebih menarik bagi pelancong. Demikian dokumen yang dilihat Reuters menjelang publikasi resmi yang dijadwalkan pada Rabu (13/5/2010).

“Pemberian insentif bagi penumpang dan pelancong diterima dalam bentuk voucher dan bukan klaim, harus dipastikan voucher bisa dipakai konsumen sampai akhir masa validitasnya, meskipun perusahaan penerbitnya bangkrut,” demikian draft dokumen dikutip South China Morning Post, Minggu (10/5/2020).

“Perlindungan perlu dipastikan di tingkat nasional dan voucher dapat diakses oleh semua penumpang,” tambahnya.

Eksekutif UE juga akan memberi tahu 27 negara anggota blok itu untuk secara bertahap membuka pembatasan internal di dalam kawasan Uni Eropa dan memulai kembali perjalanan guna membantu sektor pariwisata yang tengah tertekan.

Pariwisata biasanya menghasilkan sekitar 150 miliar euro setiap musim panas mulai Juni hingga Agustus dengan 360 juta kedatangan internasional, menurut Komisi.

Namun perbatasan eksternal Uni Eropa ditutup untuk setiap perjalanan yang tidak penting sampai setidaknya pertengahan Juni 2020, sebagai langkah darurat membatasi penyebaran virus.

Komisi Uni Eropa memperingatkan sebanyak 6,4 juta pekerjaan bisa hilang di sektor ini. Komisi juga melaporkan ada penurunan pendapatan 50 persen untuk hotel dan restoran serta 90 persen untuk kapal pesiar dan maskapai penerbangan. “Industri pariwisata kita dalam masalah besar,” kata Komisi Uni Eropa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ