Onggo & Partners Mengucapkan Terima Kasih Kepada Majelis Hakim PN Jakarta Utara “Masih ada keadilan di ruang sidang”

oleh -387 views

 

 

Majelis Hakim PN Jakarta Utara menyatakan Edward Vinchent tidak terbukti bersalah berdasarkan putusan yang diucapkan tanggal 21 Juli 2021. Majelis Hakim yang mengadili perkara Edward Vinchent memeriksa seluruh saksi-saksi dan bukti-bukti di persidangan dengan detail dan bijaksana, dan baik JPU maupun Tim Penasihat Hukum diberikan kesempatan yang adil dalam persidangan tersebut.

 

“Edward Vinchent di persidangan secara jujur mengakui bahwa benar menerima uang bonus pemain judi online dari temannya bernama Herman dan dibagi bersama rekan-rekannya, tetapi ia tidak pernah melakukan kejahatan penipuan menjual mobil Toyota rush sebagaimana dalam surat dakwaan apalagi menerima uang 200 juta dari Bambang Chandra yang sama sekali tidak dikenalnya.” Tutur H. Onggowijaya, S.H., M.H.

 

Terdakwa Edward yang menjadi tulang punggung keluarga dan masih harus membiayai adik-adiknya dituntut 1,5 tahun oleh penuntut umum atas kejahatan yang sama sekali tidak dilakukannya sebagaimana dalam surat dakwaan penuntut umum. Ironisnya, ia telah menjalani penahanan selama 6 bulan dan pernah dilarang berkomunikasi dengan keluarga dan penasihat hukumnya selama 60 hari saat ia menjalani penahanan dalam tahap penyidikan. Selain hal itu, Tim Penasihat Hukum dari Firma Hukum Onggo & Partners menyerahkan bukti kepada Majelis Hakim tentang adanya BAP ke-2 Tersangka Edward Vinchent tertanggal 28 Januari 2021 yang tidak ada dalam berkas perkara.

 

“Ada pelanggaran HAM yang dilakukan penyidik, ada pelanggaran hukum acara, dan ada upaya menghilangkan alat bukti. Dan perlu dicatat bahwa Pasal 233 KUHP mengatur ancaman pidana 4 tahun penjara terhadap orang yang menghilangkan alat bukti, dan kami yakin orang yang terlibat menghilangkan BAP Ke-2 Edward Vinchent tanggal 28 Januari 2021 mulai tidak bisa tidur nyenyak karena sudah melupakan sumpah jabatannya.” Kata H. Onggowijaya, S.H., M.H.

 

Edward Vinchent yang diadili sejak April 2021 dibantu secara probono oleh Tim Penasihat Hukum Firma Hukum Onggo & Partners dinyatakan bebas dari segala dakwaan oleh Majelis Hakim PN Jakarta Utara dan telah keluar dari tahanan Polda Metro Jaya tanggal 22 Juli 2021. Selama proses hukum terhadap diri Edward masih berlangsung, keluarganya terpapar Covid 19 dan ada yang meninggal dunia. Tim Penasihat Hukum sangat menyesalkan tindakan penyidik yang melakukan penangkapan dan penahanan hanya 2 hari sejak adanya laporan polisi tanpa terlebih dahulu memeriksa Edward sebagai saksi, dan ternyata Edward terbukti tidak bersalah.

 

“Kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Pengadilan Negeri Jakarta Utara terutama Majelis Hakim yang mengadili perkara ini. Sungguh putusan ini di luar dugaan kami dan ternyata masih ada keadilan di ruang sidang.” Tutup H. Onggowijaya, S.H., M.H. dalam siaran pers nya.

No More Posts Available.

No more pages to load.