Otoritas kesehatan Inggris menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada bukti kalau kasus-kasus penggumpalan darah yang dilaporkan

oleh -1.377 views

Otoritas kesehatan Inggris menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada bukti kalau kasus-kasus penggumpalan darah yang dilaporkan di Eropa ada kaitannya dengan suntikan vaksin AstraZeneca.

Dikutip dari laman Badan Pengawas Obat dan Produk Kesehatan Inggris atau Medicines and Healthcare Products Regulatory Agency (MHRA), disebutkan bahwa keuntungan dari vaksin ini dalam mencegah penularan Covid-19 jauh lebih tinggi dibandingkan risiko efek samping yang ditimbulkan.

Bupati Pesawaran

“Belum bisa dikonfirmasikan bahwa kabar tentang penggumpalan darah itu disebabkan oleh vaksin Covid-19 AstraZeneca. Masyarakat diimbau tetap menerima vaksin Covid-19 jika memang diminta,” bunyi pernyataan MHRA.

Dr Phil Bryan, kepala keselamatan vaksin MHRA, menambahkan bahwa penggumpalan darah bukan hal yang tidak lazim.

“Penggumpalan darah bisa terjadi secara alami dan bukan sesuatu yang aneh,” tulis Dr Bryan di laman tersebut.

“Keuntungan dari vaksin ini dalam mencegah Covid-19 serta risiko masuk rumah sakit dan kematian jauh melebihi risiko efek sampingnya,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan bahwa sudah lebih dari 11 juta dosis vaksin ini disuntikkan di Inggris.

728×90 Leaderbord

“Jumlah laporan tentang pengumpalan darah yang diterima sejauh ini tidak lebih besar dari jumlah [kasus penggumpalan darah] yang terjadi secara alami di kelompok masyarakat yang telah divaksin,” tulisnya.

“Keselamatan publik selalu menjadi yang pertama. Kami terus memantau ketat masalah ini, tetapi bukti yang ada tidak menunjukkan bahwa vaksin adalah penyebabnya.”