Partai 16 besar Euro 2020 yang menjanjikan pertandingan seru dan menarik akan tersaji antara Belgia melawan Portugal

oleh -853 views

Partai 16 besar Euro 2020 yang menjanjikan pertandingan seru dan menarik akan tersaji antara Belgia melawan Portugal. Belgia yang difavoritkan menjadi juara akan bertemu juara bertahan, Portugal, di Stadion De La Cartuja, Sevilla, Minggu (27/6/2021) atau Senin mulai 02.00 dini hari WIB.

Belgia terus terus menunjukkan peningkatan performa di babak penyisihan Piala Eropa 2020. Setelah menaklukkan Rusia 3-0, Romelu Lukaku dan kawan-kawan bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan Denmark 2-1. Pasukan Roberto Matinez dengan gigih mengakhiri partai terakhir penyisihan Grup B dengan poin maksimum, mengalahkan Finlandia 2-0.

Sementara Portugal lolos ke babak 16 besar setelah melewati perjalanan yang jauh lebih berliku. Mereka menunjukkan kesabaran dalam kemenangan 3-0 mereka melawan Hungaria tetapi secara mengejutkan terlihat keropos ketika dikalahkan 2-4 oleh Jerman.

Pasukan Fernando Santos menduduki posisi ketiga di setelah dalam pertandingan terakhir penyisihan Grup F bermain imbang 2-2- melawan Prancis dengan hasil imbang 2-2. Dua gol pada malam penting itu dilesakkan pencetak gol terbanyak turnamen saat ini Cristiano Ronaldo.

Meskipun para pemain bersikeras bahwa mereka tidak memiliki lawan yang disukai, semua dapat merasakan ketegangan meningkat di antara para penggemar Belgia. Apalagi jika melihat statistik.

Setan Merah belum pernah mengalahkan Portugal sejak 1989, tetapi mereka telah membuktikan diri mampu melawan lawan-lawan besar di masa lalu, menyingkirkan Brasil 2-1 di Piala Dunia FIFA 2018 misalnya.

Kembalinya beberapa bintang dari cedera seperti Axel Witsel, Eden Hazard dan Kevin De Bruyne tentu lebih meningkatkan kepercayaan diri mereka. Para pemain ini membuat Belgia kian diunggulkan.

Hal terpenting melawan Portugal adalah bermain dengan kompak dan tidak memberikan ruang bagi pemain seperti Cristiano Ronaldo, meskipun mereka seharusnya tidak hanya fokus kepada striker Juventus saja karena Selecao memiliki banyak pemain lain yang sangat berbakat.

“Portugal tidak akan menjadi lawan yang mudah, tetapi kami telah mempersiapkan pertandingan ini selama berbulan-bulan. Apakah Anda menghadapinya sekarang atau nanti, itu tidak akan membuat perbedaan. Sebagai tim, Anda selalu memilikinya. Kami siap,” ujar pelatih Belgia, Roberto Martinez.

Sementara bek Belgia Toby Alderweireld, mengungkapkan soal cara timnya meredam Ronaldo. Pemain Tottenham Hotspur ini menyatakan Portugal memiliki pemain lain yang juga berbahaya,

“Apa cara terbaik untuk menghentikan Ronaldo? Sebagai sebuah tim. Itu selalu menjadi kekuatan kami. Saya tahu media fokus pada Cristiano tetapi mereka memiliki begitu banyak kualitas,” tuturnya.

“Kami tidak boleh meremehkan Bernardo Silva – dia luar biasa pemain – dan Diogo Jota. Mereka memiliki banyak pemain yang bisa mencetak gol entah dari mana. Kami tentu tidak meremehkan mereka.”

Belgia adalah tim yang telah bermain bersama untuk waktu yang lama, dengan sistem yang mirip dengan Jerman – 3-4-3 atau 3-5-2 – jadi secara teori kehidupan akan lebih sulit bagi sang juara bertahan, yang berjuang keras dalam pertandingan melawan Die Mannschaft di Muenchen.

Fernando Santos belajar dari kekalahan itu, dan timnya lebih intens di lini tengah saat berhadapan dengan Prancis. Ini akan, seperti melawan Prancis, Portugal yang lebih seimbang dan bijaksana yang akan mencoba bersaing dengan salah satu tim terbaik di kejuaraan ini. Oleh karena itulah partai ini menjanjikan pertandingan yang sangat menarik.

“Belgia mencetak gol dan jarang kesulitan. Ada beberapa pemain yang lebih berpengaruh, tetapi Belgia tidak akan menerapkan permainan man to man marking dan kami juga tidak. Tim-tim ini memiliki kelas yang sama,” ujar Fernando Santos.

“Ini seperti final; ini untuk menang, bukan untuk bermain. Kami tahu kami akan memiliki lawan yang bagus. Saya percaya, berharap dan yakin bahwa kami akan lebih baik,” dia menambahkan.

“Belgia sangat kompak; mereka menunjukkan itu di babak penyisihan grup, tetapi kami akan mencoba memaksakan permainan kami dan kekuatan kami pada mereka, dan memanfaatkan setiap penyimpangan,” tutur gelandang Portugal, Joao Moutinho.

“(Kevin) De Bruyne bukan satu-satunya yang berbahaya, tetapi jika dia memiliki ruang, dia bahkan lebih berbahaya. Tetapi jika mereka semua mendapat ruang, mereka akan bermain dengan tenang dan itu akan mempersulit pekerjaan kami,” imbuhnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.