Pasca Banjir Bandang warga Tanjung Agung Kec Pugung bergotong royong.

oleh -69 views

DNEWSRADIO.COM – Tanggamus,Lampung,Warga dusun Sinar Komering Pekon Tanjung Agung Kec Pugung Kab Tanggamus bergotong royong mengumpulkan bahan material bangunan yang diambil dari sungai way manak untuk membantu M.Nuh warga setempat yang rumahnya hancur tak tersisa diterjang Banjir Bandang senin yang lalu, guna membantu meringankan bebannya. (Kamis 7/3/19).

Sebelumnya telah diberitakan oleh media online atau cetak, senin yang lalu 4 Maret 3019 kecamatan Pugung dilanda musibah banjir bandang yang terjadi pada pukul 21.00 wib, yang hingga kini masih banyak meninggalkan trauma bagi anak-anak atau orang dewasa warga setempat.

Bupati Pesawaran

Daerah yang terdampak cukup parah adalah di pekon Sukamulya kec Pugung, akan tetapi didaerah tersebut sudah cukup terkodinir dan tertangani dengan baik dari berbagai pihak yang perduli atas penderitaan mereka.

Tetapi ada sebuah daerah dipekon yang lain dan masih dalam satu kecamatan yang salah satu warganya mengalami kerusakan cukup parah, Rumah tempat korban tersebut tinggal sudah rata dengan tanah, sehingga menggugah warta sekitar yang tidak mengalami dampak langsung untuk bergotong-royong membantu mengumpulkan material bangunan dari sungai way manak guna meringankan beban dari korban.

M.Nuh itulah lelaki tua kelahiran tahun 1938 warga Sinar Komering Pekon Tanjung Agung Kec. Pugung Kab. Tanggamus hanya bisa menatap lesu melihat rumah satu-satunya rata dengan tanah, akan tetapi ia sedikit terhibur dengan keperdulian warga sekitar yang mau perduli membantu mengumpulkan bahan material guna membangun kembali rumahnya yang sudah rata dengan tanah.

Saat diwawancarai oleh awak media AJOI Tanggamus Misroni anak tertua dari M.Nuh mengatakan jika selain rumahnya yang rata dengan tanah, ada beberapa surat berharga miliknya yang hilang, diantaranya, BPKB serta STNK kendaraan roda dua, kartu PKH, KK, Kwh Listrik yang rusak, gula merah 50 kg, beras 25 kg dan peralatan dapur yang sudah tidak bisa lagi dipakai.

” saya sedih sekali karena rumah tempat kami tinggal satu -satunya rata dengan tanah, selain itu ada BPKB, STNK, KK, Kartu PKH, dll, tapi untunglah tetangga kami mau perduli akan musibah yang menimpa keluarga kami, seperti sekarang mereka bergotong royong mengumpulkan batu dan pasir yang diambil dari sungsi Way Manak dan kami ucapkan terima kasih kepada warga semuanya dan tak lupa pula buat Pak Camat Pugung yang sudah memberikan tali asihnya, serta pihak lain yang tidak bisa sebutkan satu-persatu ” tutur Misroni

728×90 Leaderbord

Acara sosial gotong royong tersebut dipimpin oleh kadus Sinar Komering Pekon Tanjung Agung Kec Pugung, Syukur Bewok, dirinya menghimpun para warga untuk bergoton-royong atas dasar inisiatif dari seluruh warga setempat.

” Kami tidak bisa membantu banyak, kami membantu semampu kami dan dengan cara kami, yaitu nengumpulkan pasir dan batu sebanyak-banyaknya yang kami ambil dari sungai way manak, guna meringankan beban keluarga M.Nuh, dan semoga pak Nuh beserta keluarga bisa tabah ” tutupnya. ( Tim)