Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti semangat pantang menyerah timnya ketika meraih kemenangan 2-1

oleh -620 views
Real Madrid's Italian coach Carlo Ancelotti looks on during the Spanish League football match between Alaves and Real Madrid at the Mendizorroza stadium in Vitoria on August 14, 2021. (Photo by Josep LAGO / AFP)

Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti semangat pantang menyerah timnya ketika meraih kemenangan 2-1 atas Valencia di Stadion Mestalla, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. Kemenangan Madrid ditentukan berkat dua gol di empat menit terakhir, setelah terlebih dahulu tertinggal.

Valencia memimpin di babak kedua dengan sepakan dari Hugo Duro. Gol penyeimbang Madrid baru lahir di menit 86 lewat Vinicius Jr. Dua menit kemudian Madrid berbalik unggul sekaligus memastikan kemenangan berkat gol Karim Benzema.

Madrid juga meraih kemenangan di menit-menit terakhir di Liga Champions dengan mengalahkan Inter Milan melalui gol pada menit ke-89 dari Rodrygo.

mencetak enam gol dalam lima menit terakhir dalam lima pertandingan di semua kompetisi musim ini.

“Saya memiliki tim yang berjuang dan berjuang apakah mereka bermain baik atau bermain buruk. Kami tidak mengalahkan mereka berkat kualitas kami, kami melakukannya berkat semangat gigih kami. Kami terus melaju sampai akhir,” ujar Ancelotti.

Kemenangan itu membawa Real Madrid ke puncak klasemen tetapi Ancelotti yakin timnya masih jauh dari yang terbaik.

“Kami memiliki tim yang cukup muda dan saya akan menjadi orang pertama yang mengakui bahwa kami tidak memainkan sepakbola spektakuler saat ini,” katanya.

“Kami tidak bermain bagus di babak pertama, kami menyerang dengan baik saat jeda, tetapi kami banyak tertinggal dan ketika Anda duduk terlalu dalam, mudah untuk kebobolan gol,” akuinya.

Sementara itu Pelatih Valencia, Jose Bordalas sulit menerima kekalahan yang dialami timnya. “Kami sedih karena tim melakukan upaya luar biasa setelah masalah yang kami alami dengan Carlos dan Correia (cedera),” katanya.“Kami melakukan persis apa yang ingin kami lakukan dan bermain jauh lebih baik dari mereka, menekan mereka dengan intensitas tinggi dan mengendalikan permainan. Kami bermain 75 menit dengan sempurna tetapi kami tidak bisa kehilangan konsentrasi bahkan sedetik pun,” tuturnya.

“Kami sedikit kurang beruntung tetapi kami seharusnya bisa mengatur beberapa menit terakhir dengan lebih baik. Kami tidak membaca permainan dengan baik dan akhirnya membayar kesalahan kami,” tambahnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.