Pelayanan Kantor ATR/BPN Lebak Lamban, Sebulan Permohonan Floating Bidang Lahan Belum Selesai

Pelayanan Kantor ATR/BPN Lebak Lamban, Sebulan Permohonan Floating Bidang Lahan Belum Selesai

Banten200 Dilihat

Lebak, -Permohonan Floating 8 (delapan) bidang tanah SHM di Blok Sempur Tiga, Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, ke kantor ATR/BN Kabupaten Lebak, sudah satu bulan belum selesai. Pengukuran bidang tanah sudah dilaksanakan Rabu tanggal 24 Mei 2023 lalu. Bidang tanah yang dimohon floating tersebut akan terdampak proyek strategis nasional (PSN) Waduk Karian.
“Saya kecewa dengan kinerja aparatur ATR/BPN Kabupaten Lebak yang dinilai sangat lambat dalam menerbitkan informasi floating atas tanah saya di blok Sempur Tiga. Sudah satu bulan belum selesai dan hingga hari ini tidak ada jawaban yang pasti,” kata Supardi (77 tahun) pemilik tanah SHM Nomor ; 317 Blok Sempur Tiga, Desa Sindangmulya, kepada media, Rabu (21/6/2023).
Dikatakan Pardi, menggarap tanah di blok tersebut sudah sejak tahun 1980-an. Dulu di kebun itu ditanami pisang, kelapa dan tanaman lainya, untuk menopang kebutuhan sehari-hari. Tanah di blok tersebut awalnya berstatus tanah negara. Pada tahun 1991 dimohon penerbitan sertifikat, dan pada tanggal 31 Maret 1992 keluar sertifikat hak milik nomor: 317.
“Sertifikat hak milik yang terbit di blok tersebut ada 8 (delapan) bidang, diantaranya atas nama; Cecep seluas 6.240 M2, Dayat seluas 12.000 M2 (SHM 320), Umamah luas 12.090 M2(SHM 319), Emi 10,460 M2, H. Husen 12.500 M2, Marni 1.005 M2 dan Pardi seluas 7.590 M2 (SHM 317) dengan luas keseluruhan 60,825 M2,” kata Pardi.
Di lahan hak milik yang dimiliki 8 orang tersebut akan tergenang Waduk Karian dan direncanakan akhir tahun 2023 akan diresmikan Presiden Jokowi. Tapi, sebagai pemilik tanah belum menerima uang penggantian dari Kementrian PUPR, bahkan terkesan diabaikan, ujar Pardi, yang mengaku pernah “terlibat” dalam pembuatan DED Waduk Karian Tahun 1981 bersama JICA (konsultan dari negara Jepang).
Dua awak media dari DPC KWRI Kabupaten Lebak, menghubungi petugas yang melaksanakan pengukuran, Ika, ke kantor ATR/BPN Lebak, Kamis (21/6/2023) tidak ada ditempat, karena sedang tugas luar. Kemudian, menghubungi Kasubsi pengukuran, Agung, dan Kasi Pengukuran, Adit, juga sedang tugas luar ke daerah Citeras, Rangkasbitung.
Lalu, saat akan melakukan konfirmasi kepada Kepala Kantor ATR/BPN Lebak, Aan Rosmana, kata sekretaris pribadinya, “bapak sedang ada tamu dan sebentar lagi akan berangkat ke Kajati di Serang. Sekpri tersebut menyarankan agar mengajukan surat pengaduan, nanti akan ditangani,–“–(ridwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *