Pembalap Alex Rins meraih kemenangan ketiganya di MotoGP setelah menjuarai Grand Prix Aragon

oleh -256 views

Pembalap Alex Rins meraih kemenangan ketiganya di MotoGP setelah menjuarai Grand Prix Aragon, Spanyol, pada Minggu (18/10/2020). Dua kemenangan sebelumnya diraih di Austin dan Silverstone.

Bedanya menurut Reins, kemenangan kali ini diraihnya setelah melewati perjuangan yang lebih berat karena dia mengawali lomba dari garis start ke-10. Pembalap Spanyol itu butuh hanya lima lap untuk melesat dari posisi start sepuluh ke peringkat dua, membuntuti Maverick Vinales yang memimpin lomba.

Hingga di tikungan terakhir jelang lap ke sembilan, Rins mengambil alih pimpinan lomba dari sang pembalap Yamaha hingga finis pertama di balapan sepanjang 23 putaran itu.

Namun, pebalap berusia 24 tahun itu sebenarnya was-was berada di depan dalam waktu yang cukup lama, tidak seperti ketika ia meraih dua kemenangan pertamanya tahun lalu lewat manuver jelang akhir balapan.

“Ini adalah balapan pertama yang aku menangi dengan memimpin lomba. Dua kemenangan sebelumnya diraih setelah bertarung dengan Valentino (Rossi) dan Marc (Marquez),” kata Rins di sesi jumpa pers pascalomba seperti dilansir MotoGP.

“Balapan kali ini sedikit lebih sulit karena kalian mudah melakukan kesalahan ketika memimpin lomba, tetapi aku mencoba tetap tenang dan membalap cukup baik.”

Rins mampu menahan gempuran rookie tim Repsol Honda Alex Marquez yang tampil cepat sejak paruh kedua balapan. Berbekal kombinasi ban medium-soft, Marquez lebih berani menekan ketimbang duet Suzuki yang memakai kombinasi soft-soft, hingga mampu menyodok ke posisi kedua setelah menyalip Joan Mir dengan lima lap tersisa.

728×90 Leaderbord

Perburuan gelar juara Grand Prix perdana sang rookie berlanjut dan mulai mendekat 0,3 detik dari Rins yang mencoba bertahan di depan.

Rins mendapat sedikit ruang bernafas setelah runner-up Grand Prix Prancis itu melakukan kesalahan dan melebar di Tikungan 1, hingga sang pembalap Suzuki finis pertama dengan jarak 0,263 detik, demikian laman resmi MotoGP.

Marquez, yang bakal digeser Pol Espargaro dari tim Repsol Honda ke tim satelit LCR Honda tahun depan, membuktikan diri ia sudah mampu menaklukkan motor RC213V dengan dua kali finis runner-up secara beruntun musim ini. “Ini cukup sulit karena aku melihat Joan dan Alex mereka datang sangat cepat, tapi aku mencoba menjaga ketenangan dan ban untuk akhir balapan karena membalap dengan ban belakang soft itu tidak mudah menjaga umur ban tetap konstan.

Tak lupa Reins memberikan apresiasi terhadap kinerja tim. “Tim melakukan tugasnya dengan sangat baik, kami mendapat banyak podium. Mereka bekerja sangat keras musim ini dan tentunya mereka menginginkan kemenangan ini. Dan pada akhirnya hal itu tiba.”

Dengan hasil itu terlihat Suzuki sebagai tim paling konsisten, lima kali naik podium di tujuh balapan terakhir, untuk menjadi penantang serius gelar juara tahun ini.