Pemerintah Indonesia memprakarsai pertemuan para pemimpin ASEAN atau ASEAN Leader’s Meeting

oleh -304 views

Pemerintah Indonesia memprakarsai pertemuan para pemimpin ASEAN atau ASEAN Leader’s Meeting (ALM) di Gedung Sekretariat ASEAN, Jakarta, pada Sabtu (24/4/2021) yang membahas tentang perkembangan situasi terkini di Myanmar.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengungkapkan ALM yang digelar dalam format tatap muka akan menerapkan protokol kesehatan secara maksimum dan dipimpin Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah selaku ketua ASEAN.

“Para pemimpin ASEAN termasuk Presiden Republik Indonesia telah menerima undangan dari Sultan Brunei Darussalam selaku Ketua ASEAN untuk menghadiri ALM,” kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Vietnam Phạm Minh Chính, di Istana Kepresiden Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/4/2021).

Menlu menyampaikan, pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut pembicaraan antara Presiden Jokowi dengan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah. “Kalau kita tengok ke belakang, ALM ini merupakan inisiatif Indonesia dan merupakan tindak lanjut pembicaraan antara Presiden Republik Indonesia dengan Sultan Brunei Darussalam selaku Ketua ASEAN,” ujarnya.

Ditambahkan Menlu,ALM merupakan pertemuan secara langsung pertama para pemimpin ASEAN selama pandemi Covid-19 yang menunjukkan kepedulian para pemimpin negara-negara ASEAN terhadap situasi krisis yang terjadi di Myanmar. Selain itu, pertemuan ALM bertujuan untuk membantu Myanmar keluar dari situasi yang ada saat ini. “Komitmen para pemimpin untuk bertemu secara fisik merupakan refleksi kekhawatiran yang dalam ASEAN terhadap situasi yang terjadi di Myanmar dan tekad Asean untuk membantu Myanmar keluar dari krisis ini,” kata Menlu.

Menurut Menlu, hingga saat ini tiga pemimpin ASEAN menyatakan tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut. Ketiga negara itu adalah Thailand, Laos, dan Filipina. “Presiden Republik Indonesia kemarin telah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Thailand dan membahas persiapan ALM ini. Perdana Menteri Thailand menyampaikan permintaan maaf tidak dapat hadir,” kata Menlu.

Menurut Menlu, proses persiapan pertemuan ini dilakukan pada tingkat Senior Officials Meeting (SOM) dan Menlu ASEAN.

Selain pertemuan dengan Menlu Brunei Darussalam dan Menlu Malaysia, pada Jumat (23/4/2021) malam, ia akan menjadi tuan rumah working dinner para Menlu ASEAN yang telah hadir di Jakarta.

“Dalam dinner tentunya kita akan membahas kembali persiapan terakhir penyelenggaraan ALM besok. Kita tentunya berharap ALM besok akan mencapai kesepakatan mengenai langkah-langkah yang baik bagi rakyat Myanmar dan membantu Myanmar keluar dari situasi yang delicate ini,” kata Menlu.

No More Posts Available.

No more pages to load.