Pemerintah Kamboja telah mencabut karantina wilayah selama tiga minggu yang diberlakukan di ibu kota negara

oleh -422 views

Pemerintah Kamboja telah mencabut karantina wilayah selama tiga minggu yang diberlakukan di ibu kota negara, Phnom Penh. Seperti dilaporkan RT, Kamis (6/5/2021), pencabutan karantina itu dilakukan meskipun banyak laporan kasus Covid-19.

Keputusan untuk menghapus tindakan karantina wilayah diikuti dengan peringatan dari wakil gubernur Phnom Penh bahwa penduduk “tidak boleh lalai” untuk berhati-hati meskipun ada pelonggaran tindakan.

Bupati Pesawaran

Pemerintah mencabut pembatasan di beberapa bagian Kamboja setelah penduduk menjadi frustrasi dengan bagaimana karantina telah memutus kemampuan mereka untuk mendapatkan uang atau mengakses pasokan makanan. Di sisi lain, kantor-kantor dan pasar ditutup di bawah langkah-langkah kesehatan.

Namun, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di wilayah tersebut, Li Ailan, telah memperingatkan bahwa Kamboja dapat bergerak terlalu cepat. Pencabutan pembatasan dapat mengakibatkan “kemungkinan lonjakan”.

Pemerintah mencabut pembatasan di beberapa bagian Kamboja setelah penduduk menjadi frustrasi dengan bagaimana karantina telah memutus kemampuan mereka untuk mendapatkan uang atau mengakses pasokan makanan. Di sisi lain, kantor-kantor dan pasar ditutup di bawah langkah-langkah kesehatan.

Namun, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di wilayah tersebut, Li Ailan, telah memperingatkan bahwa Kamboja dapat bergerak terlalu cepat. Pencabutan pembatasan dapat mengakibatkan “kemungkinan lonjakan”.

Negara berpenduduk 16,9 juta jiwa itu sebagian besar tidak terpengaruh oleh virus sampai awal 2021 ketika jumlah kasus dan kematian mulai meningkat.

Untuk membantu mengatasi Covid-19, pejabat Kamboja meluncurkan program vaksinasi awal tahun ini. Lebih dari 2 juta dosis sudah diberikan dan 1,5 juta lagi akan tiba dari Tiongkok pada Mei nanti.

No More Posts Available.

No more pages to load.