Pemerintah mencoret 12 proyek dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) setelah mendapatkan masukan dari kementerian terkait

Pemerintah mencoret 12 proyek dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) setelah mendapatkan masukan dari kementerian terkait

Ekonomi67 Dilihat

Pemerintah mencoret 12 proyek dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) setelah mendapatkan masukan dari kementerian terkait. Perubahan status tersebut juga sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

“Kenapa dikeluarkan? berdasarkan hasil evaluasi dengan teman-teman kementerian teknisnya dan untuk semester II 2024 belum berprogres, sehingga diusulkan dari kementerian teknisnya dan sudah dapat arahan presiden untuk dikeluarkan dari daftar PSN,” ucap Asisten Deputi Percepatan dan Pemanfaatan Pembangunan Kemenko Perekonomian Suroto dalam media briefing di kantor Kemenko Perekonomian pada Rabu (7/2/2024).

Langkah tersebut juga sejalan dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 8 Tahun 2023 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.

Meskipun sudah keluar dari daftar PSN, tetapi 12 proyek tersebut tetap akan dijalankan oleh kementerian terkait. Nantinya proyek tersebut akan dijalankan sebagai proyek bagian dari program kementerian terkait dan berbeda dengan saat masih berstatus sebagai PSN.

“Teman-teman di kementerian tetap memasukkannya dengan program reguler, tetapi tidak mendapatkan fasilitas PSN,” tutur Suroto.Berikut daftar 12 proyek yang dikeluarkan dari PSN:

1. Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya
2. Penyediaan Air Baku Sidan, Provinsi Bali
3. Tol Rantau Prapat-Kisaran
4. Tol Langsa-Lhokseumawe
5. Tol Lhokseumawe-Sigli
6. Tol Dumai-Sp Sigambal-Rantau Prapat
7. Tol Muara Enim-Lahat-Lubuk Linggau
8. SPAM Djuanda/Jatiluhur II, Jawa Barat-DKI Jakarta
9. SPAM Jatigede, Jawa Barat
10. SPAM Kamijoro, D.I.Yogyakarta
11. Pelabuhan Ambon Baru
12. Kawasan Industri Tanggamus, Lampung