Penggemar film horor sudah menanti lama kebangkitan teror badut iblis bernama Pennywise dalam film IT: Chapter Two. Film bergenre horor

0 50

dnewsmedcenter – Penggemar film horor sudah menanti lama kebangkitan teror badut iblis bernama Pennywise dalam film IT: Chapter Two. Film bergenre horor mencekam ini diadaptasi dari novel ke-18 Stephen King. Film kembali disutradarai oleh Andy Muschietti.

Sebelumnya, pada film pertama, IT, yang rilis pada 2017, menceritakan sepenggal kisah dari novel Stephen King tahun 1986. Kala itu tujuh anak yang menyebut diri mereka sebagai The Losers Club berusaha menghadapi Pennywise yang telah menculik anak-anak di kota Derry, Maine.

Berlanjut ke sekuel kedua, IT Chapter Two, mengisahkan 27 tahun setelah kejadian dari film pertamanya. Anggota The Losers Club diceritakan sudah dewasa dan telah menjalani kehidupan masing-masing di kota yang berbeda. Namun, sebuah panggilan dari janji masa kecil membawa mereka kembali pulang ke kampung halaman.

Cerita pun bergulir saat The Losers Club dewasa kembali berkumpul di kota Derry dan mengenang memori mereka di masa lalu. Misi mereka kembali ke kota menakutkan itu bukan sekadar untuk bernostalgia, melainkan kembali berhadapan dengan Pennywise yang sempat mereka kalahkan pada 27 tahun lalu.

Berbeda dari film horor atau thriller lainnya, penekanan cerita dalam setiap karakter dikupas tuntas tanpa cela di dalamnya. Mulai dari nostalgia hubungan dekat setiap karakter di masa kecil, sampai asal-muasal badut iblis yang sempat menjadi teka-teki gantung di seri pertama. Jadi tidak heran bila film ini akan menghabiskan waktu sekitar 165 menit, alias 2 jam 45 menit. Durasi ini tentunya lebih lama 30 menit dibandingkan film pertamanya.

Meski memakan waktu panjang, pembawaan kisah yang diwarnai dengan bumbu komedi menggelitik ini dapat dinikmati penonton.
Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk para penonton baru, karena dalam film ke dua ini sang sutradara memberikan penjelasan yang amat sangat lengkap tentang hubungan persahabatan mereka, dan juga hubungan mereka dengan iblis 1.000 wajah tersebut. Dengan keputusan ini, cerita seri kedua akan menggunakan alur maju dan mundur.

Bagi penggemar film horor dengan ketegangan yang intens, film ini dirasa sangat bertele-tele dan melelahkan. Banyak jeda diantara jump scare yang diharapkan dapat membuat jantung berdetak cepat, karena terlalu banyak dialog yang terucap
Pun demikian, semakin lama film ini berjalan, maka semakin terpuaskan pula rasa ketegangan penonton.

Imajinasi sang sutradara juga semakin liar, hingga visualisasi mendebarkan hadir dalam berbagai wujud aneh, menakutkan, sekaligus menggelitik. Seperti pada satu momen, Beverly Marsh dewasa (Jessica Chastain) tak sengaja melihat bagaimana wujud asli Pennywise tanpa riasan badut ikoniknya. Wujud asli Pennywise ini bisa dibilang jauh lebih mengerikan dibandingkan sosoknya dalam kostum badut. Tampak jelas bagaimana wajahnya yang dipenuhi oleh luka dan bekas darah. Begitu pula dengan mulut dan giginya yang mengerikan.

Di sisi lain, Pennywise juga akan mengubah wujudnya menjadi hal-hal yang terlihat bodoh, sehingga Muschietti bisa membuat celah untuk membuat penonton tertawa di situasi tegang.

IT Chapter Two juga didukung oleh bintang-bintang papan atas sekelas James McAvoy, Bill Hader, Jay Ryan, James Ransone, dan Isaiah Mustafa. Tak ketinggalan, ada pula Bill Skarsgard yang kembali memerankan sang badut iblis Pennywise. Sedangkan para artis cilik yang sempat memerankan karakter di film IT juga akan meramaikan film ini. Mereka adalah, Jaeden Lieberher, Wyatt Oleff, Jeremy Ray Taylor, Sophia Lillis, dan Finn Wolfhard.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ