Penyelamat Anjing Terlantar Dituduh Mencuri, Kapolsek Cipondoh Dilaporkan ke Propam Polres Metro Tangerang

oleh -198 Dilihat

Tangerang – Penyelamat anjing telantar yang diikat di pohon bernama Christine menjadi terlapor atas tuduhan pencurian anjing. Didampingi Christian Joshua Pale, Ketua Yayasan Sarana Meta Indonesia dan Animals Hope Shelter melaporkan penyidik Polsek Cipondoh ke Propam Polres Metro Tangerang.

“Kami melaporkan Kapolsek, Kanit Reskrim Polsek Cipondoh ke Propam atas dugaan melanggar (Standard Operational Procedure (SOP) dan penyalahgunaan wewenang,” kata Christian, Sabtu (2/4/2022).

Laporan telah mereka layangkan ke bagian Propam Polres Metro Tangerang Kamis malam (31/3/2022).

Christian mengatakan, dugaan pelanggaran SOP dan penyalahgunaan wewenang ini terjadi ketika penyidik Polsek Cipondoh mendatangi rumah Cristine untuk menjemput paksa wanita 30 tahun itu.

“Menjemput paksa Cristine dengan tuduhan mencuri tiga ekor anjing, surat pemanggilan saja belum dilayangkan, kok tiba-tiba datang dan mau jemput paksa,” kata Cristian.

Cristine mengaku sempat mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan karena penyidik Polsek Cipondoh tiba tiba menjemput paksa di rumahnya.

“Saya kaget tiba-tiba dua polisi datang ke rumah mau menjemput paksa saya atas tuduhan mencuri anjing,” ujarnya saat dihubungi Tempo, Sabtu (2/4/2022).

Menurut Cristine, dua polisi dari Polsek Cipondoh datang bersama orang yang mengaku sebagai pemilik anjing pada Kamis (31/3/2022).

“Polisi itu bilang ingin menjemput paksa saya, saya tidak mau karena tidak ada surat resmi pemanggilan,” ujarnya.

Namun, kata Cristine, polisi itu tetap memaksa agar dia ikut ke kantor Polsek.

“Saya tidak mau dan bilang mau nunggu lawyer saya, tapi mereka bilang saya gak kooperatif,” lanjutnya.

Menurut Cristine, situasi penjemputan paksa itu terekam CCTV rumahnya dan disaksikan keluarga dan RT RW setempat.

“Saya protes karena cara polisi itu tidak sesuai SOP,” ujarnya.

Cristine membantah mencuri tiga ekor anjing jenis Golden dan Siberia Husky itu.

Dia mengaku, membawa tiga ekor anjing itu ke klinik hewan untuk diobati dan dirawat.

Karena saat ditemukan dalam kondisi terikat di bawah pohon pinggir Jalan Haji Mansur, Cipondoh pada Selasa 29 Maret lalu, tiga ekor anjing itu dalam kondisi yang memprihatinkan.

“Anjing Golden mengalami inpeksi di mata dan tubuhnya banyak luka,” kata Cristine.

Setelah menjalani pemeriksaan di klinik, dua anjing Husky mengalami diare dan berak darah.

“Satunya pincang karena engsel kakinya bergeser,” ucapnya.

Christine mengatakan dari hasil general chekup, ada anjing yang mengalami infeksi di kandung kemih dan bakteri dalam darah ke tiga anjing itu sangat banyak.

“Saat ini ke tiga anjing itu masih dirawat diklinik,” ujarnya.

Kapolsek Cipondoh Komisaris Ubaidillah tidak merespon konfirmasi, seperti dilansir dari Tempo.

Telepon dan pesan Whatsapp tidak dibalas, padahal terlihat sedang online.

Begitu juga dengan Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Komarudin, belum merespon telpon dan pesan dari Tempo saat berita ini diterbitkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.