Penyelenggara Olimpiade Tokyo (TOCOG) dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) membuat KOI

oleh -516 views

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) optimistis penyelenggaraan Olimpiade 2020 Tokyo berjalan lancar. Kesigapan Panitia Penyelenggara Olimpiade Tokyo (TOCOG) dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) membuat KOI atau biasa disebut NOC Indonesia yakin untuk tetap mengirimkan kontingen ke multievent paling prestisius di dunia kali ini.

Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari mengatakan TOCOG telah menyusun regulasi protokol kesehatan super ketat guna memastikan Olimpiade menjadi tempat yang aman bagi kontingen yang datang. Aturan tersebut dibukukan dalam play book dan wajib dipatuhi, salah satunya pendataan aktivitas atlet yang diserahkan empat minggu sebelum keberangkatan hingga tes berkala selama penyelenggaraan.

“Terlepas dari isu yang beredar, NOC Indonesia percaya Tokyo mampu menyelenggarakan Olimpiade extraordinary ini dengan baik. Ketatnya prosedur protokol kesehatan yang diberlakukan membuat kami tak pernah ragu mengirimkan atlet ke Olimpiade,” kata Okto, sapaan Raja Sapta, dalam keterangannya, Rabu (23/6/2021).

Kesiapan Tokyo kian ditunjukkan pada 30 hari menjelang Olimpiade. kampung atlet dipastikan siap menyambut 11.000 atlet dari seluruh dunia. Fasilitas yang disediakan pun sangat baik, yakni ruang makan yang dibuka 24/7 dan menyediakan berbagai jenis makanan halal, vegetarian, hingga gluten-free.

Sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19, TOCOG juga menyediakan fever clinic yang didedikasikan untuk atlet-atlet yang memiliki gejala serta didiagnosis positif. Area ini juga diperuntukkan bagi orang-orang yang melakukan kontak erat.

“Tokyo mengantisipasi segala kemungkinan. Atlet kita juga semua dalam kondisi baik. Perlu diingat juga, semua Kontingen Indonesia sudah divaksinasi. Insyaallah semua persiapan atlet Indonesia dalam kondisi baik sehingga mereka bisa berjuang maksimal bagi Merah Putih dan mempersembahkan medali bagi Indonesia,” tambah Okto.

No More Posts Available.

No more pages to load.