Ketum PB Tako Dr. Ir. Nurdin Tampubolon, M.M. Resmikan Dojo Pengprov Tako Jakarta

oleh -243 views

Perguruan Karate-Do TAKO Indonesia sampai dengan saat ini masih merupakan salah satu Perguruan Karate-Do yang bernaung di bawah Federasi Olah Raga Karate-Do Indonesia (FORKI). Perguruan ini didirikan oleh Alm. Drs. Syahrun Isa, MIAUP pada 24 Januari 1963 di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.

Dalam perjalanannya memulai program latihan fisik dan mental, Karate-Do TAKO Indonesia yang saat ini masih dipimpin oleh Ketua Umum Pengurus Besar (Ketum PB) Karate-Do Tako Dr. Ir. Nurdin Tampubolon, M.M. berkeinginan mengembangkan Teknik karate seperti jurus, pemblokiran dan serangan serta pertahanan melawan senjata di mana Seni Pertarungan “Tangan Kosong” yang telah menginspirasi karateka, dan tentang teknik, seni, dan semangat karatedo agar pelatihan seni bela diri yang melibatkan pengerahan tenaga, fisik, gerakan, dan tindakan dapat ditingkatkan cara yang baik juga untuk mengembangkan pengendalian diri dan kebugaran fisik dan mendisiplinkan diri para atlet untuk berlatih secara teratur agar mampu bersaing di kancah Nasional dan Internasional.

Bupati Pesawaran

Karate adalah seni bela diri, tetapi sangat atletis. Oleh karena itu, pengkondisian tubuh menjadi penting. Untuk itu, Dewan Guru Karate-Do TAKO Indonesia, untuk bisa mengabdikan menyebarkan Jalan Karate baik mengembangkan teknik dan nomenklatur disempurnakan dan dimodernisasi, esensi spiritual dikedepankan, agar karate berkembang menjadi seni bela diri sejati.

Berbagai bentuk teknik tangan kosong telah dipraktikkan selama berabad-abad, tidak hanya penguasaan teknik tetapi juga cara bertindak dalam situasi kritis yang mengungkapkan apa itu karate sejati sesuai dengan Tri Cita Utama: Perkasa – Rendah Hati – Luhur Budi.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar (Ketum PB) Karate-Do Tako Dr. Ir. Nurdin Tampubolon, M.M. di sela-sela meresmikan Dojo Pengurus Provinsi (Pengprov) DKI Jakarta, bertempat di Taman Duta Mas Sport Center, Jakarta Barat.

“Dengan partisipasi dan kebersamaan kita akan mampu mencari solusi setiap permasalahan dan harapan yang kita inginkan di antaranya untuk membentuk Dojo Se-Indonesia, Beasiswa kepada Atlet berprestasi, Asuransi, Studi Banding, dan kesejahteraan Tako, itu semua dapat terwujud dengan adanya kebersamaan seperti yang diucapkan dan diharapkan Ketua Pengprov DKI Jakarta, Dr. Krista Tarigan dalam impiannya untuk mengembangkan TAKO Indonesia,” ujar Ketum PB Karate-do Tako Dr. Ir. Nurdin Tampubolon, M.M.

“Jika DKI Jakarta sudah bagus, maka di daerah akan terpengaruh, karena kerja keras Provinsi DKI Jakarta sangat dibutuhkan untuk mengembangkan TAKO Indonesia di daerah lainnya, yaitu bagaimana spirit kita untuk mengembangkan Organisasi ini baik tingkat Nasional dan Internasional,” tambah Ketum PB Karate-Do Tako Dr. Ir. Nurdin Tampubolon, M.M.

728×90 Leaderbord

“Saya rasa bagi atlet di daerah yang memiliki prestasi agar bisa difasilitasi, dilatih dan dibina lebih baik lagi agar bisa membanggakan Karate-Do TAKO Indonesia, agar Atlet terbaik tidak diambil Organisasi lainnya, tingkatkan kualitas dan kembangkan teknik di era perkembangan teknologi dan informasi yang terjadi begitu cepat. Dampak era revolusi industri 4.0 ini tentu sengat besar bagi perkembangan Karate-Do TAKO Indonesia,” ujar Ketum PB Karate-Do Tako Dr. Ir. Nurdin Tampubolon, M.M.

Untuk itu, sebelum mengakhiri, “Saya ucapkan Selamat telah diresmikannya Dojo Pengprov DKI Jakarta, semoga Karate-Do TAKO Indonesia semakin Jaya,” tutup Ketum PB Karate-do Tako Dr. Ir. Nurdin Tampubolon, M.M. di akhir sambutannya, Minggu, (11/04/2021).