perusahaan penyedia solusi cognitive dan cloud platform memperkenalkan Hybrid Cloud Build Team

oleh -344 views

IBM, perusahaan penyedia solusi cognitive dan cloud platform memperkenalkan Hybrid Cloud Build Team untuk mendukung migrasi dan modernisasi produk, layanan, dan berbagai penawaran lainnya dari ekosistem mitra, untuk seluruh lingkungan open hybrid.

Country Manager Partner Ecosystem IBM Indonesia, Novan Adian mengatakan, kehadiran Hybrid Cloud Build Team ditujukan untuk membantu mitra meringankan beban kerja atau workload terkait penyelenggaraan on-premise, cloud, atau lingkungan lain yang mereka pilih.

“Hybrid Cloud Build Team dari IBM membuktikan komitmennya dalam membantu ekosistem mitra dengan menghadirkan program baru, pendanaan tambahan, dan pendekatan ekosistem yang disederhanakan,” kata Novan Adian, Senin (15/2/2021).

Studi IBM Institute for Business Value (IBV) baru-baru ini yang dibuat berdasarkan masukan lebih dari 5.000 eksekutif global di seluruh industri, menemukan bahwa adopsi hybrid cloud, kombinasi public cloud, private cloud, dan on-premise diperkirakan akan tumbuh sebesar 47% dalam tiga tahun ke depan dan rata-rata organisasi akan menggunakan enam hybrid cloud.

Laporan tersebut mencatat, nilai bisnis dari pemanfaatan teknologi platform dan model operasional multicloud yang full hybrid, adalah 2,5 kali lebih besar dibandingkan nilai yang dihasilkan dengan pendekatan vendor cloud tunggal. Hybrid Cloud Build Team dari IBM didirikan untuk membantu mitra memaksimalkan nilai bisnis dari penyelenggaraan open hybrid cloud.

Oleh karena itu, tim elit Hybrid Cloud Build Team dari IBM yang beranggotakan lebih dari 100 arsitek cloud, ilmuwan data atau data scientists, pengembang cloud, spesialis keamanan siber, dan developer advocates yang bekerja sama dalam memberikan solusi teknologi canggih untuk mitra dan klien mereka.

Tim tersebut juga memberikan saran untuk mitra tentang bagaimana cara terbaik agar bisa mempercepat transisi produk, layanan, dan penawaran lainnya ke lingkungan open hybrid cloud, termasuk di beberapa industri yang sensitif dengan aturan sangat ketat seperti layanan keuangan dan telekomunikasi.

728×90 Leaderbord

“Tim elit khusus hybrid cloud ini membantu mitra mengatasi kendala dalam melakukan modernisasi dan pengurangan beban kerja cloud klien dengan menggunakan solusi AI di seluruh platform dengan berbagai penyedia layanan. Banyak mitra menyampaikan, kinerja tim ini telah terbukti bermanfaat bagi klien mereka dan telah menjadi katalisator dalam memperluas ekosistem Hybrid Cloud IBM,” ujar Adian.

Adian menambahkan, dengan keahlian tinggi dalam hal Microsoft Azure, IBM Cloud, AWS, dan lainnya, Hybrid Cloud Build Team dari IBM membantu ekosistem mitra meringankan beban kerja di seluruh platform dan penyedia cloud.

Pada saat yang sama, Hybrid Cloud Build Team juga senantiasa berupaya memasukkan pemanfaatan teknologi baru ke dalam solusi yang mereka tawarkan seperti Artificial Intelligence (AI), 5G, Kubernetes, blockchain, dan edge untuk mengoptimalkan operasi bisnis serta meningkatkan kinerja klien.

“Ini termasuk mengkaji penggunaan perangkat lunak hybrid cloud IBM, yang dibangun di atas Red Hat OpenShift dan dirancang agar bisa dioperasikan di mana saja, baik di on premise, edge, maupun cloud untuk memaksimalkan pemanfaatan AI dalam pengembangan dan pencapaian target bisnis mitra,” jelas Adian.