Perusahaan teknologi global asal Tiongkok Huawei, berhasil membukukan kinerja positif di tengah tantangan pandemi dan sanksi dari Amerika Serikat

oleh -350 views

Perusahaan teknologi global asal Tiongkok Huawei, berhasil membukukan kinerja positif di tengah tantangan pandemi dan sanksi dari Amerika Serikat (AS). Huawei sepanjang 2020 mencatatkan pendapatan CNY891,4 miliar (US$ 136,7 miliar), naik 3,8% (year-on-year/yoy). Sementara laba bersih meningkat 3,2% yoy mencapai CNY64,6 miliar (US$9,9 miliar) atau setara Rp 144,1 triliun.

“Selama setahun terakhir kami bertahan kuat menghadapi kesulitan,” kata Rotating Chairman Huawei, Ken Hu dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (1/4/2021).

Di Indonesia, Huawei membantu menghadirkan solusi bagi para dokter di RSPAD Gatot Soebroto dan RS Pertamina Bina Medika (Pertamedika) untuk melawan pandemi secara efektif. Menggunakan AI-assisted CT Scans, rumah sakit-rumah sakit tersebut mampu enam kali lebih cepat dalam melakukan diagnosis Covid-19 dengan tingkat akurasi 93%.

Lewat peluncuran HarmonyOS dan ekosistem Huawei Mobile Services (HMS), bisnis konsumen Huawei bergerak maju dengan strategi Seamless AI Life (“1 + 8 + N”) guna memberikan pengalaman teknologi cerdas kepada konsumen di semua perangkat dan skenario, dengan fokus pada smart office, pusat kebugaran & kesehatan, smart home, easy travel, dan hiburan. “Selama lebih 20 tahun, Huawei hadir di Indonesia. Pada titik ini, kami berharap dapat mengabdikan diri dan berkontribusi terhadap negeri ini,” kata CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen.

Di tahun 2020, Huawei meluncurkan serangkaian kampanye bertajuk ‘I do’ sebagai bentuk dari wujud sumbangsih kami kepada masyarakat dan ekosistem.

Jacky menambahkan, melalui pesan ‘I Do Contribute, Huawei turut mendukung upaya Indonesia dalam pemulihan ekonomi pascapandemi melalui dukungan teknologi-teknologi mutakhir. “Kami juga telah meluncurkan satu program yang bertujuan untuk mencetak hingga 100.000 sumber daya manusia (SDM) digital Indonesia dalam lima tahun, sebagai fondasi yang kokoh dalam turut menyiapkan talenta-talenta yang siap menyongsong masa depan,” kata Jacky.

Di tahun 2020 lalu, saat Jakarta beserta kota-kota di sekitarnya dilanda banjir besar akibat cuaca dan curah hujan paling ekstrim dalam kurun waktu 154 tahun terakhir, Huawei turut menunjukkan empatinya melalui program ‘I Do Care,’ dengan mengirimkan tim untuk memulihkan jaringan telekomunikasi dan menyediakan bantuan kemanusiaan. “Saat bulan Ramadan lalu, kami mengunjungi dan berbagi kebahagiaan dengan 30 panti asuhan yang tersebar di 15 kota di Indonesia,” imbuhnya.

728×90 Leaderbord

Sementara itu, ‘I Do Collaborate’ membawa Huawei bersama-sama dengan pemerintah dan seluruh pelaku bisnis serta para pemangku kepentingan yang ada di dalam ekosistem untuk mempercepat laju transformasi digital.

Melalui program ‘I Do Create,’ selama pandemi ini, Huawei juga turut mendukung penerapan digital transformasi di lembaga-lembaga pemerintah, perusahaan-perusahaan, serta rumah-rumah sakit melalui pengembangan AI, Big Data analitik, serta cloud untuk pembangunan platform e-learning.

Sementara meski menghadapi kesulitan operasional akibat sanksi AS pada 2019 dan 2020, Huawei tetap mengundang KPMG untuk mengaudit laporan keuangan perusahaan secara independen dan objektif. Dokumen yang dihasilkan KPMG merupakan opini audit standar yang tidak dimodifikasi. Apapun situasinya, Huawei akan terus menerapkan transparansi dengan mengungkapkan data operasional kepada pemerintah, pelanggan, pemasok, karyawan, dan mitra.

Pada 2020, Huawei berhasil memastikan bisnis operatornya berjalan stabil di 1.500 jaringan 170 negara dan wilayah, sehingga membantu kegiatan pekerjaan jarak jauh, pembelajaran online, dan belanja online selama lockdown akibat Covid-19. Bekerja sama dengan operator di seluruh dunia, Huawei membantu memberikan pengalaman konektivitas yang superior dan terdepan dengan lebih dari 3.000 proyek inovasi 5G di lebih dari 20 industri, seperti pertambangan batu bara, produksi baja, pelabuhan, dan manufaktur.

Sepanjang tahun lalu, lini bisnis enterprise Huawei meningkatkan upaya dalam mengembangkan solusi berbasis skenario yang inovatif untuk berbagai industri dan menciptakan ekosistem digital yang tumbuh subur dalam kreasi bersama dan berbagi keberhasilan.

Selama pandemi, Huawei memberikan keahlian teknis dan solusi yang penting dalam perang melawan virus. Contohnya, solusi diagnostik AI-assisted berbasis Huawei Cloud yang membantu rumah sakit di seluruh dunia mengurangi beban infrastruktur medis. Huawei juga bekerja dengan para mitra untuk meluncurkan platform pembelajaran online berbasis cloud kepada lebih dari 50 juta siswa sekolah dasar dan menengah.

“Kami terus berinovasi untuk menciptakan nilai bagi pelanggan kami, guna membantu memerangi pandemi, serta mendukung pemulihan ekonomi dan kesejahteraan sosial di seluruh dunia. Kami juga mengambil kesempatan ini untuk lebih meningkatkan operasi kami, sehingga menghasilkan kinerja yang sebagian besar sesuai dengan prakiraan,” kata Ken Hu.