Petani Menjerit Harga Kelapa Sawit Cuma 100 Perak

oleh -60 Dilihat

Petani Menjerit Harga Kelapa Sawit Cuma 100 Perak

PANDEGLANG – Fenomena minyak goreng, yang akhir akhir ini menyedot perhatian masyarakat, karena kelangkaannya sehingga harganyapun melambung tinggi yang diakibatkan oleh mafia . Padahal kelapa sawit atau CPO dari petani sangat murah bisa bisanya terjadi penomena itu , sejatinya kelapa sawit milik warga sangat murah hingga dihargai 1 Kg hanya 100 rupiah siapakah yang bikin harga kelapa sawit murah sehingga Pemerintah Pusat pun dibuat tidak berdaya .

Tetapi pada akhirnya mafia minyak goreng dapat ditangkap oleh Polri.

Efek domino yang ditimbulkan oleh mafia tersebut, berimbas pada petani sawit dinegeri ini diantaranya petani sawit yang ada di Desa Tanjungan Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.

Sebut saja, Adna (65) petani sawit, asal kampung Negla Sari Desa Tanjungan. Kepada media ini, Jum’at (15/07/22) Mengeluhkan, bahwa sawit gak ada harganya bahkan para petani sawit seperti pengemis alias memita minta nitip harga kepada pemanen Rp.50 dan kepada pemilik alat angkut Rp.50 jadi semuanya yang di dapat petani perkilo hanya 100 perak. para petani sawit hanya bisa gigit jari atas kondisi harga sawit dipasaran. Sementara minyak goreng harganya melambung tinggi menukik ke awan atau harganya super mahal.

“Sudah tiga bulan belakangan ini harga sawit anjlok. Dan para petani sawit menjerit”.

Kami minta kepada Pemerintah Pusat, untuk kembali menstabilkan harga sawit dipasaran. Supaya petani sawit tidak menjerit seperti sekarang ini. Katanya sambil menangis.(E/R)

No More Posts Available.

No more pages to load.