Pj Kades Kota Jawa Beri Bantuan TPA Al’Istikomah

0 314

Pesawaran,Lampung, dnewsradio–Masyarakat Dusun 4 Kubang Jaya, Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran menggelar sukuran atas selesainya bangunan TPA Al’Istikomah yang bersumber dari swadaya warga masyarakat setempat.(Jum’at 15/11/19).

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kota Jawa terpilih H.Kusnadi beserta para sahabat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda serta Wahyan SE,MM.,selaku Pejabat Kepala Desa Kota Jawa Kecamatan Way Khilau Kabupaten Pesawaran.

Pada kesempatan itu H.Kusnadi menyampaikan, rasa syukurnya yang tak terhingga atas pembangunan TPA Al’Istiqomah secara swadaya.
” allhamdulillah hari ini kita meresmikan gedung TPA Al’Istikomah ini, setelah melewati tahapan-tahapan yang panjang, sehingga TPA tercinta kita ini dapat berdiri dan semoga cepat dipergunakan untuk kepentingan umum ” katanya

Masih katanya, pengerjaan TPA ini dikerjakan secara gotong royong dari warga masyarakat Desa Kota Jawa secara bergiliran dan anggararan biayanya didapat dari bantuan swadaya warga masyarakat Desa Kota Jawa dan sekitarnya.

” Sesuai tagline kita Gerakan Desa Mengaji, Pemerintahan Desa bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk membebaskan generasi muda dari buta aksara, “imbuhnya

Senada disampaikan oleh Wahyan, SE,MM., selaku Pj Kepala Desa Kota Jawa, dirinya sangat bangga dengan kesadaran seluruh lapisan masyarakat Desa Kota Jawa yang mempunyai rasa peduli bagi anak-anak generasi penerus sehingga, bangunan TPA Al’Istiqomah dapat berdiri dari hasil swadaya masyarakat.

Menurut Wahyan TPA yang di bangun bukan hanya untuk tempat anak mengaji saja, akan tetapi bisa di pergunakan untuk pengajian ibu ibu dan sebagainya, Ia menyarankan agar TPA yang sudah terbangun ini dapat dirawat agar bisa terus dipergunakan.

” tolong di rawat dan di jaga karena TPA ini, karena TPA ini adalah milik kita bersama, mari dijaga kelangsungannya ” ungkap Wahyan.

Dalam kegiatan tersebut Wahyan memberikan bantuan untuk TPA sebesar Rp 1.500.000.-, Sebenarnya Wahyan sedikit kecewa dengan bangunam TPA tersebut karena ditahun 2020 bisa dianggarkan dari Dana Desa.

“kenapa harus dibangun dengan swadaya kenapa tidak di anggarkan saja tahun 2020…. toh modal sudah ada, yaitu tanah seluas 5.5 x 9m yang hibahnya dari ibu Juni, kenapa masyarakat harus bersusah payah untuk mengumpulkan dana dari swadaya ” tutup Wahyan (Zohir).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Chat DJ