Platform digital video on-demand juga menjadi wadah baru bagi para sineas

oleh -218 views

dnewsmedcenter – Hadirnya berbagai platform digital telah membantu mendistribusikan konten lokal kepada para pecinta film dan serial di Indonesia. Platform digital video on-demand juga menjadi wadah baru bagi para sineas untuk memperkenalkan karya mereka ke pasar yang lebih luas.

Hal ini diungkapkan oleh CEO GoPlay, Edy Sulistyo. Ia mengatakan, saat ini perkembangan industri film di Indonesia semakin memperlihatkan kemajuan. Tidak hanya dari segi kuantitas, tetapi juga kualitas. Namun dalam kesempatan yang sama, industri ini juga harus menghadapi tantangan semakin besar, salah satunya adalah pemasaran.

Berdasarkan data Pusat Pengembangan (Pusbang) Indonesia, jumlah penonton film di bioskop terus meningkat. Jumlahnya mencapai 100,6 juta (2016), 108,2 juta (2017), dan 129,5 juta (2018). Namun, peningkatan itu justru berbanding terbalik dengan rasio penonton film lokal terhadap total yang menurun.

Ia juga menambahkan, rasionya sempat naik dari 36% di 2016 menjadi 37% pada 2017. Namun rasio penonton film lokal kembali menjadi 36% pada tahun lalu. Itu artinya, penonton Tanah Air lebih banyak membeli tiket film asing di bioskop.
Kondisi ini jauh berbeda dibanding Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok yang mayoritas penduduknya menonton film lokal. Rasio penonton film lokal di ketiga negara itu mencapai 51%, 55%, dan 62% sepanjang 2018.

“Terdapat dua alasan akan hal ini. Pertama, rendahnya jumlah penonton film lokal di Indonesia disebabkan minimnya waktu tayang (screen time). Selain itu, layar bioskop juga tidak sebanding dengan jumlah populasi Indonesia. Saat ini hanya ada sekitar 1.700 layar yang belum tersebar merata di seluruh daerah Indonesia,” jelasnya saat peluncuran GoPlay di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2019).

Untuk itulah, ia menilai pasar penonton film lokal lewat platform video streaming seperti GoPlay akan menjawab persoalan tersebut. Para pecinta film dan serial akan bisa menemukan berbagai konten mulai dari drama romantis, kisah hidup sehari-hari, thriller, hingga serial komedi.

“Tidak hanya memberikan angin sejuk untuk para pecinta film dan serial, GoPlay juga menjadi wadah bagi sineas nasional untuk memperkenalkan karya ke pasar yang lebih luas. Lewat konten (eksklusif) ini, kami ingin mengundang para sineas lokal untuk ikut berkolaborasi bersama agar kami bisa meraih penonton film lokal yang lebih luas di Indonesia,” ungkapnya.

Berbeda dengan platform digital video on-demand lainnya, GoPlay menawarkan deretan film nasional yang berkualitas. Antara lain, Aruna dan Lidahnya, Kulari ke Pantai, Buffalo Boys, serta film terbaru 27 Steps of May.

Serial Lokal
Tidak hanya film, terdapat tiga serial lokal garapan sutradara andal Indonesia juga telah siap digarap dalam waktu dekat. Ketiga serial itu adalah, Saiyo Sakato karya Salman Aristo dan Gina S. Noer yang bercerita tentang polemik di rumah tangga, dengan bumbu masakan olahan Padang di dalamnya.

“Kami ingin memberikan kesempatan kepada dua sutradara baru untuk turun langsung menggarap serial ini. Kami ingin adanya regenerasi yang lebih luas, dengan memanfaatkan platform digital ini,” jelas Gina.

Kemudian, terdapat serial thriller bertajuk Tunnel yang dipegang oleh Shanty Harmayn dan Tanya Yuson. Kemudian yang terakhir dan paling dinanti adalah serial Gossip Girl versi Indonesia. Serial ini nantinya akan disutradarai langsung oleh Nia Dinata.

Produser film Mira Lesmana pun menyambut positif kehadiran GoPlay. Ia mengatakan, platform digital menjadi tantangan yang menyenangkan. Platform digital adalah sesuatu yang baru, medium yang tidak bisa disamakan persis dengan layar lebar karena memiliki ruang yang baru dan berbeda. Pun demikian, layanan ini menjadi peluang baru bagi para sineas muda untuk berkarya selain di layar lebar.

“Banyak anak muda yang ingin berkarya di layar lebar, tetapi sulit. Dengan hadirnya ini, para sineas tidak risau untuk memikirkan layar penayangan lagi. Selain itu, kolaborasi ini bisa menjadi pendapatan tambahan (additional income) bagi sineas lokal,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo mengatakan, kehadiran platform video on-demand mampu memberikan kemudahan bagi pecintan film untuk mengakses konten lokal dengan mudah.

“Konten ini bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke, cukup melalui perangkat mobile saja. Namun demikian, kami akan terus meningkatkan penyebarluasan bioskop di daerah-daerah,” paparnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.