platform media digital banyak yang belum sesuai dengan konten yang pantas ditonton oleh anak-anak

oleh -903 views

Era digitalisasi yang kini tengah melanda dunia saat ini, membuat semua berlomba untuk menghadirkan konten-konten menarik yang bisa meraih simpati masyarakat. Namun sayang, konten-konten yang disajikan dalam platform media digital banyak yang belum sesuai dengan konten yang pantas ditonton oleh anak-anak. Imbasnya, anak-anak di Indonesia kini lebih cepat matang dari usianya.

Kondisi tersebut telah mendorong Melia Lustojoputro bersama rekannya CMO Wenny Sipota Adipati Paputungan, berkeinginan kuat menyajikan sebuah konten menarik bagi anak-anak dengan menghadirkan sebuah aplikasi yang diberi nama Aplikasi “Bintang Kecil”.

“Anak-anak adalah generasi calon pemimpin bangsa di masa depan, yang mana pembentukan karakter mereka dimulai di saat ini, melalui berbagai media seperti lagu, seni dan budaya. Saat ini, terjadi jeda di antara kebutuhan itu, di mana anak-anak Indonesia lebih familiar dengan lagu dewasa, atau lagu-lagu yang tidak sesuai dengan pertumbuhan usia mereka. Hal itu yang membuat kita akhirnya mencoba menghadirkan sebuah aplikasi untuk anak-anak Indonesia agar mereka bisa mengetahui apa yang harusnya didapatkan anak-anak di Indonesia,” ungkap Melia, Selasa (2/2/2021).

Melia mengatakan, melalui aplikasi yang diluncurkannya nanti, ia berharap anak-anak di Indonesia mampu mengenal lagu anak-anak yang indah, positif, dan memberi pesan moral hingga mereka dewasa menjadi pribadi yang tangguh, kuat, berwatak dan berbudi luhur.

“Dari aplikasi ini, kita harapkan anak Indonesia juga terjembatani kebutuhannya yakni mengenal Indonesia dan anak Indonesia akan mendapatkan lagu yang sesuai dengan usia mereka. Mlalui Aplikasi Bintang Kecil ini, juga bisa sekaligus menjadi wadah bagi pencipta lagu anak untuk menyalurkan bakat mereka dalam kesulitan mereka untuk mempublikasikan karyanya,” kata Melia.

Sementara Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau karib disapa Kak Seto menyataan bahwa rencana peluncuran aplikasi Bintang kecil mempunyai tujuan yang mulia dan sejalan di tengah keprihatinan sekarang ini anak-anak lebih mengenal maupun sering menyanyikan lagu orang dewasa.

“Yang temanya belum sesuai dengan usia anak-anak kita seperti tentang patah hati, perselingkuhan, jatuh cinta, kemudian berjoget dengan gaya yang kurang pantas untuk usia mereka,” kata Kak Seto.

Melalui aplikasi Bintang Kecil yang memiliki koleksi hampir 600 lagu anak-anak, bisa memudahkan anak-anak mengetahui lagu-lagu tentang karakter anak di Indonesia.

“Jadi tidak ada lagi perkataan, aduh sulit mencari lagu anak-anak Indonesia yang asyik dan up to date‘,” ujar Kak Seto.

No More Posts Available.

No more pages to load.