Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, kerugian korban kasus dugaan penipuan investasi bodong robot trading DNA Pro Akademi mencapai Rp 97 miliar

oleh -64 Dilihat

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, kerugian korban kasus dugaan penipuan investasi bodong robot trading DNA Pro Akademi mencapai Rp 97 miliar.

“Adapun dalam kasus ini total kerugian sebanyak Rp 97 miliar lebih. Termasuk lima laporan pengaduan yang masuk per tanggal 4 April 2022. Hingga saat ini kasus masih dalam proses,” kata Ramadhan saat konferensi pers, di Mabes Polri, Senin (4/4/2022).

Dikatakan Ramadhan, penyidik Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah memeriksa 12 saksi terkait kasus ini.

“11 saksi pelapor yaitu RS, RBK, RK, JG, SR, DN, HW, ES, SA, YH, WN, dan satu orang saksi ahli perdagangan yang ditunjuk Kementerian Perdagangan,” ucapnya.

Lebih lanjut Ramadhan mengatakan, pada platform tersebut modus yang digunakan berupa memasarkan dan menjual aplikasi robot trading DNA Pro. Kemudian dengan sistem penjualan langsung yang menerapkan skema Piramida.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.