PRAJURIT SATLINLAMIL 3 MAKASSAR BERLATIH SEA SURVIVAL

oleh -206 views

 

Bupati Pesawaran

Jakarta, 28 Februari 2021,Satya Wira Jala Dharma. Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 3 Makassar melaksanakan Latihan Sea Survival. Latihan untuk bertahan atau menyelamatkan diri dilaut ini merupakan suatu kebutuhan bagi setiap satuan operasi.

Dengan latihan ini, prajurit Satlinlamil 3 Makassar dapat meningkatkan kemampuan dalam menghadapi permasalahan yang terjadi, khususnya di laut. Dengan begitu, prajurit mampu bertindak dan bertahan hidup apabila terjadi kecelakaan di laut.

“Latihan Sea Survival dimaksudkan untuk memberikan bekal kepada personel Satlinlamil 3 Makassar untuk meningkatkan kemampuan dan tindakan untuk bertahan hidup apabila terjadi kecelakaan di laut,” kata!Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 3 Makassar Kolonel Laut (P) Yulis Andreas Lorentinus, M.Tr (Hanla), M.M. pada Latihan sea survival triwulan I tahun 2021, di Pantai Jalariya, Lantamal VI, Makassar, Sabtu (27/2).

Latihan ini diikuti sekitar 38 personil dari Satlinlamil 3 Makassar yang didukung tim Polisi Militer, tim pengamanan dan tim kesehatan Satlinlamil 3 Makassar.

Latihan sea survival Satlinlamil Jakarta berlangsung mulai tanggal 22 – 26 Februari yang dilaksanakan di Mako Satlinlamil 3 Makassar untuk materi teori dan praktek dilaksanakan di Pantai Jalariya, Makassar.

728×90 Leaderbord

Dalam latihan tersebut, prajurit dibekali kemampuan teknis dan taktis penyelamatan di laut yang melibatkan instruktur dari Lantamal VI Makassar.
Materi yang disampaikan pada latihan ini meliputi sea survival.

Di antaranya pengenalan sea survival, hambatan bertahan hidup di laut, ketegangan saat sea survival, unsur pendukung untuk bertahan hidup, peralatan penyelamatan di laut, bernavigasi di laut, penggunaan sinyal, pencarian dan pertolongan, pengetahuan tentang binatang laut berbahaya, renang tanpa alat, teknik terjun ke laut, teknik menarik korban di permukaan.

Selain itu, materi latihan juga berkaitan dengan teknik naik ke atas life craft dalam cuaca bergelombang serta teknik membalik life craft yang terbalik. Sedangkan materi SAR diantaranya Materi dasar tentang SAR laut, teknik pencarian terhadap korban dan pertolongan pertama terhadap korban.

Lebih lanjut, Dansatlinlamil 3 menjelaskan latihan sea survival diselenggarakan sebagai salah satu kegiatan pembinaan kemampuan prajurit untuk meningkatkan profesionalisme prajurit.

Sehingga pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki prajurit diharapkan dapat mendukung penugasan di kapal perang.

”Latihan sea survival membutuhkan kesiapan fisik yang prima, karena banyak tantangan yang harus diatasi, dengan dilandasi oleh profesionalisme, semangat serta kesungguhan dalam melaksanakan latihan akan dapat dicapai latihan yang optimal,” tandasnya.

Sementara itu Panglima Kolinlamil Laksda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP, M.Tr Opsla mengingatkan jajarannya untuk selalu melakukan tindakan purba jaga yang komprehensif, guna mencegah terjadinya kecelakaan dan kerugian yang tidak kita inginkan dalam melaksanakan latihan. “Laksanakan semua prosedur latihan secara cermat dan benar dengan mengutamakan zero accident,” ujarnya.(Dispen Kolinlamil)