Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai penjahat perang

oleh -181 Dilihat
A man gestures at a mass grave in the town of Bucha, northwest of the Ukrainian capital Kyiv on April 3, 2022. - Ukraine and Western nations accused Russian troops of war crimes after the discovery of mass graves and "executed" civilians near Kyiv, prompting vows of action at the International Criminal Court. City mayor Anatoly Fedoruk told AFP that 280 other bodies had been buried in mass graves. One rescue official said 57 people were found in one hastily dug trench behind a church. (Photo by Sergei SUPINSKY / AFP)

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai penjahat perang. Hal itu ditegaskan Biden bahwa sudah seharusnya Putin menghadapi pengadilan terkait pembunuhan warga sipil Ukraina di Kota Bucha, Senin (4/4/2022).

Seperti diketahui ditemukan jenazah-jenazah warga sipil berserakan di jalanan di Kota Bucha. Seperti dilaporkan BBC dari kota tersebut, ditemukan lima jenazah pria dengan tangan terikat ke belakang sebelum ditembak mati.

Biden menyatakan bahwa dia tengah mencari sanksi lebih berat terhadap Rusia terkait tindakan kejam yang terjadi di Ukraina – yang selalu dibantah Moskow telah dilakukan para pasukan Rusia.

Biden sebelumnya telah membuat Rusia murka setelah menyebut Putin sebagai penjahat perang pada Maret lalu.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.