Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan telah menunjuk 33 calon duta besar (dubes) luar biasa dan berkuasa penuh

oleh -804 views

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan telah menunjuk 33 calon duta besar (dubes) luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP). Berdasarkan data calon dubes yang telah beredar di kalangan media, ada nama Juru Bicara (Jubir) Presiden Fadjroel Rachman yang ditunjuk menjadi calon dubes LBBP Kazakhstan. Ada juga nama Ketua Kadin Rosan Roeslani dan Gubernur Lemhannas Agus Widjojo.

Ketika dikonfirmasi, Ketua Komisi 1 DPR Meutia Hafidz tak membantah kebenaran nama-nama calon dubes tersebut. “Kurang lebih demikian. Saya ndak bisa disclose satu persatu tapi ya kurang lebihnya demikian,” kata Meutia Hafidz kepada wartawan, Jumat (25/6/2021).

Dalam daftar tersebut, Agus Widjojo ditempatkan menjadi untuk Republik Filipina dan merangkap Republik Kepulauan Marshall Islands dan Republik Palau.

Lalu, Fadjroel Rachman ditempatkan menjadi Dubes Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan. Dan Rosan Perkasa Roeslani ditempatkan menjadi Dubes Amerika Serikat.

Adapun daftar nama-nama calon Dubes RI yang beredar di kalangan awak media adalah,

1. Ade Padmo Sarwono untuk Kerajaan Yordania Hashimiah merangkap Palestina, berkedudukan di Amman.

2. Bebeb AK Djundjunan Untuk Republik Yunani, berkedudukan di Athena.

3. Tatang BU Razak untuk Republik Kolombia merangkap Antigua dan Barbuda, Barbados dan Federasi Saint Kitts dan Nevis, berkedudukan di Bogota

4. Pribadi Sutiono untuk Republik Slowakia, berkedudukan di Bratislava.

5. Siswo Pramono untuk Australia merangkap Republik Vanuatu, berkedudukan di Canberra.

6. Triyogo Jatmiko untuk Republik Persatuan Tanzania, merangkap Republik Burundi dan Republik Rwanda, berkedudukan di Dar Es Salaam.

7. Heru Subolo untuk Republik Rakyat Bangladesh merangkap Republik Demokratik Federal Nepal, berkedudukan di Dhaka

8. Okto Dorinus Manik untuk Republik Demokratik Timor Leste, berkedudukan di Dili.

9. Mayjen TNI Gina Yoginda untuk Republik Islam Afghanistan, berkedudukan di Kabul

10. Sunarko untuk Republik Sudan, berkedudukan di Khartoum

11. Dewi Tobing untuk Sri Lanka merangkap Republik Maladewa, berkedudukan di Kolombo

12. Lena Maryana Mukti untuk Kuwait, berkedudukan di Kuwait City.

13. Ghafur Akbar Dharmaputra untuk Ukraina merangkap Republik Armenia, dan Georgia, berkedudukan di Kyiv

14. Rudy Alfonso untuk Republik Portugal, berkedudukan di Lisabon.

15. Muhammad Najib untuk Kerajaan Spanyol merangkap United Nations World Tourism Organization (UNWTO) berkedudukan di Madrid.

16. Ardi Hermawan untuk Kerajaan Bahrain, berkedudukan di Manama

17. Agus Widjojo untuk Republik Filipina merangkap Republik Kepulauan Marshall Islands dan Republik Palau, berkedudukan di Manila.

18. Ina Hagniningtyas Krisnamurthi untuk Republik India merangkap Kerajaan Bhutan, berkedudukan di New Delhi.

19. Fadjroel Rachman untuk Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan, berkedudukan Nur-Sultan.

20. Daniel TS Simanjuntak untuk Kanada merangkap International Civil Aviation Organization (ICAO), berkedudukan di Ottawa.

21. Mohamad Oemar untuk Prancis merangkap Kepangeranan Andorra, Kepangeranan Monako, dan United Nations Education, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), berkedudukan di Paris.

22. Abdul Aziz untuk Kerajaan Arab Saudi merangkap Organization of Islamic Cooperation (OIC) berkedudukan di Riyadh.

23. Muhammad Prakosa untuk Italia merangkap Republik Malta, Republik Siprus, Republik San Marino, Food and Agriculture Organization (FAO), International Fund and Agricultural Development (IFAD), World Food Programme (WFP) dan International Institute for the Unification of Private Law (UNIDROIT) berkedudukan di Roma.

24. Gandi Sulistiyanto Soeherman untuk Republik Korea berkedudukan di Seoul.

25. Zuhairi Misrawi untuk Republik Tunisia, berkedudukan di Tunis.

26. Anita Lidya Luhulima untuk Republik Polandia, berkedudukan di Warsawa.

27. Rosan Perkasa Roeslani untuk Amerika Serikat berkedudukan di Washington DC.

28. Fientje Suebu untuk Selandia Baru merangkap Samoa, Kerajaan Tonga, dan Kepulauan Cook dan Niue, berkedudukan di Wellington.

29. Damos Dumoli Agusman untuk Republik Austria merangkap Republik Slovenia, United Nations Office at Vienna (UNOV) yang terdiri dari United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), United Nations Commission on International Trade Law (UNCITRAL), United Nations Office for Outer Space Affairs (UNOOSA), United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), International Atomic Energy Agency (IAEA), Preparatory Commission for the Comprehensive Nuclear-TestBan Treaty Organization (CTBTO), OPEC Fund for International Development (OFID) dan International Anti-Corruption Academy (IACA) berkedudukan di Wina.

30. Suwartini Wirta untuk Republik Kroasia, berkedudukan di Zagreb.

31. Derry MI Amman untuk Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Association of Southeast Asian Nation (ASEAN) berkedudukan di Jakarta.

32. Arrmanatha Nasir untuk Perserikatan Bangsa Bangsa dan organisasi-organisasi internasional lainnya, berkedudukan di New York.

33. Febrian A Ruddyard Untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, World Trade Organization (WTO) dan organisasi-organisasi internasional lainnya di Jenewa, berkedudukan di Jenewa.

 

No More Posts Available.

No more pages to load.