Produsen mobil listrik (electrical vehicle/EV) Singapura-Vietnam, VinFast, berencana menginvestasikan US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun

Produsen mobil listrik (electrical vehicle/EV) Singapura-Vietnam, VinFast, berencana menginvestasikan US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun

Otomatif160 Dilihat

Produsen mobil listrik (electrical vehicle/EV) Singapura-Vietnam, VinFast, berencana menginvestasikan US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,1 triliun untuk membangun pabrik perakitan di Indonesia, yang akan memproduksi 30.000 dan 50.000 mobil per tahun.

Dikutip Investment Monitor Selasa (26/9/2023), pengajuan itu dilaporkan VinFast kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (The (Securities and Exchange Commission/SEC).

Investasi yang diumumkan baru-baru ini merupakan bagian dari rencana VinFast menginvestasikan US$ 1,2 miliar atau Rp sekitar 18,6 triliun di pasar Indonesia dalam jangka panjang. Produsen kendaraan listrik ini berencana berekspansi ke tujuh pasar Asia, termasuk tambahan ke India dan Malaysia.

“Kami berencana memulai pengiriman mpbil listrik di Indonesia pada 2024 dengan model kemudi kanan VF e34 dan VF 5, kemudian VF 6 dan VF 7,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

VinFast juga telah mengidentifikasi Indonesia dari tujuh klaster pasar baru sebagai pasar potensial mendirikan fasilitas manufaktur kendaraan listrik dan baterai. “Dengan membangun pabrik, biaya produksi relatif rendah karena ditopang ketersediaan bahan baku dalam negeri,” kata VinFast.

Investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) di Indonesia meningkat signifikan sejak 2004. Puncaknya pada 2014 yang mencatat rekor tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 25,12 miliar.

Pada awal bulan September 2023, Indoensia mendapatkan investasi asing besar dari Sichuan, Tiongkok yakni perusahaan bioteknologi Hebang dan PepsiCo.

Dalam pernyataan pers yang dirilis Hebang, perusahaan akan menginvestasikan US$ 800 juta untuk membangun produksi bahan kimia. Secara terpisah, PepsiCo berjanji akan berinvestasi sebesar US$ 200 juta untuk membuka pabrik makanan ringan baru di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *