Publik masih menantikan perkembangan polemik kasus Orient Riwu Kore. Orient merupakan bupati terpilih Sabu Raijua

oleh -719 views

Publik masih menantikan perkembangan polemik kasus Orient Riwu Kore. Orient merupakan bupati terpilih Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Orient dan wakil bupati (wabup) terpilih, Thobias Uly, menunggu kepastian pelantikan.

“Hingga saat ini belum,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Benni Irawan.

Benni menjawab pertanyaan terkait kepastian pelantikan bupati dan wabup terpilih Sabu Raijua. Benni pun menyatakan, belum ada hasil kajian dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) terkait status kewarganegaraan Orient.

“Belum ada (hasil dari Kemkumham). Demikian pula dengan putusan MK (Mahkamah Konstitusi). Karena ada kelompok masyarakat yang membawa pesoalan ini ke MK,” ucap Benni.

Sekadar diketahui, pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih di NTT telah digelar pada 26 Februari 2021. Dari total enam pemilihan kepala daerah (pilkada), hanya lima pasangan calon (paslon) yang dilantik oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Artinya, minus Orient-Thobias.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly sudah pernah membenarkan Kemkumham akan menerbitkan surat keputusan (SK) kehilangan kewarganegaraan terhadap Orient. SK diterbitkan lantaran Orient tercatat sebagai warga negara AS.

Hal ini sebagaimana keterangan Kedutaan Besar AS kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Indonesia tidak mengenal kewarganegaraan ganda berdasarkan Pasal 23 UU 12/2006 tentang Kewarganegaraan.

728×90 Leaderbord

Sebelumnya, Direktur Jenderal (dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemdagri Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan, Orient memang tercatat sebagai warga negara Indonesia (WNI) sejak 1997 sampai dengan saat ini.

Namun, karena fakta bahwa Orient memiliki dua paspor yakni AS dan Indonesia, maka Dukcapil meminta klarifikasi kepada pihak Direktorat Jenderal Imigrasi Kemkumham.

“Saya bertanya, Pak Orient pernah enggak melakukan pelepasan kewarganegaraan? ‘Tidak pernah’. Saya tanyakan bagaimana caranya bisa mendapatkan paspor? ‘Saya (Orient) bekerja di instalasi penting di Amerika yang untuk masuk instalasi itu, harus memiliki paspor Amerika, maka saya diberi paspor itu’,” ungkap Zudan menjabarkan jawaban Orient, belum lama ini.